Connect With Us

Kemarau Panjang, BPBD Klaim Kota Tangerang Bebas Kekeringan

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 25 Juli 2019 | 16:10

| Dibaca : 554

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Irman Pujahendra (kanan) berjabat tangan dengan Sekretaris BPBD Kota Tangerang Edy saat mempersiapkan stan BPBD di Festival Cisadane. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com — Kemarau panjang terjadi di wilayah Kota Tangerang. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengeklaim wilayah ini bebas dari kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Irman Pujahendra mengatakan, wilayah Kota Tangerang diprediksi tidak mengalami kesulitan air bersih akibat dampak kemarau.

"Selama saya bertugas (sekitar 5 tahun) di BPBD, kota ini aman dari kekeringan," jelasnya kepada TangerangNews, Kamis (25/7/2019).

BACA JUGA:

Menurut Irman, meskipun mengalami kekeringan, BPBD mengaku siap bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng untuk mengirimkan air bersih kepada warga.

"Kalau pun kering, kami siap kirim air bersih dengan mobil tangki," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, beberapa daerah di sekitar Kota Tangerang mengalami kekeringan. Misalnya Desa Palasari, Kecamatan Legok, dan Desa Serdang Kulon, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang dikabarkan krisis air karena dampak dari musim kemarau.(RAZ/RGI)

TOKOH
Mau Jadi Pengusaha Muda di Tangerang? Ini Tipsnya

Mau Jadi Pengusaha Muda di Tangerang? Ini Tipsnya

Rabu, 26 Februari 2020 | 15:38

TANGERANGNEWS.com-Memulai sebuah bisnis bukanlah hal yang mudah. Bisnis kecil yang memiliki sumber daya terbatas, akan menjadi lebih sulit

KAB. TANGERANG
Rumah Korban Suspect Corona Pasar Kemis Disemprot Disinfektan

Rumah Korban Suspect Corona Pasar Kemis Disemprot Disinfektan

Rabu, 1 April 2020 | 14:37

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menerjunkan personelnya ke kediaman YS, 63 tahun yang meninggal diduga akibat suspect virus Corona pada 29 Februari 2020 lalu

PROPERTI
Pengamat Nilai Ada Celah Pada Pergub Bagi Penghuni Nakal  

Pengamat Nilai Ada Celah Pada Pergub Bagi Penghuni Nakal  

Jumat, 13 Maret 2020 | 21:57

“Untuk alasan pembatasan atau pemutusan fasilitas, itu sangat luas dan dapat dimanfaatkan oleh penghuni yang memang berniat untuk tidak membayar, karena tahu ada larangan mengenai pemutusan fasilitas dasar,” ujar Eddy, Jumat (13/3/2020).

"Kuatkan dirimu, karena semuanya akan menjadi lebih baik. Mungkin sekarang segala prahara menerpa, tetapi percayalah badai pasti berlalu"

Haile