Connect With Us

Ormas & Perguruan Tinggi Harus Cegah Radikalisme di Kampus

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 5 Agustus 2019 | 16:35

Kegiatan Seri diseminasi Hasil Penelitian FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta yang bertemakan sinergi ormas dan kampus untuk memperkuat penyamaian nilai-nilai kebangsaan dalam bermasyarakat, yang digelar di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Organisasi kemasyarakatan (ormas) dan perguruan tinggi harus mencegah  lingkungan kampus terpapar radikalisme. Pasalnya, hasil penelitian Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), 4,19 persen dari 382 responden menyatakan Pancasila bertentangan dengan Islam.

Penelitian dengan metode kombinasi survei dan kualitatif itu juga sebanyak 19,37 persen responden setuju Pancasila dengan syariah Islam. Sementara 17,54 persen responden mengaku sering membantu kelompok perjuangan negara Islam.

Hal itu terungkap dalam seri diseminasi hasil penelitian FISIP UMJ tersebut yang dihelat di lantai VIII Kampus Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Cikokol, Kota Tangerang, Senin (5/8/2019).

BACA JUGA:

Wakil Rektor I UMJ Endang Sulastri mengatakan, penelitian dilakukan Desember 2018-Maret 2019 di 3 perguruan tinggi negeri, 2 sekolah kedinasan, dan 3 perguruan tinggi Muhammadiyah yang berada di Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

 "Potensi ini tetap harus kita waspadai, perhatikan, jadikan alarm untuk proses pembangunan nilai-nilai kebangsaan di kampus. Namun bukan berarti kita pesimistis," katanya.

Selain itu, hasil penelitian juga menyebutkan sebanyak 34,8 responden memandang terorisme secara positif. Sebanyak 16,2 persen responden memandang jihad kekerasan secara positif.

Berdasarkan data penelitian itu, sebagian besar responden tidak memiliki afiliasi kepada organisasi kemahasiswaan maupun keagamaan. Selain itu, sebagian responden survei juga mengakui internet menjadi sumber rujukan pengetahuan Islam.

"Hasil ini mudah-mudahan menjadi tindak lanjut bagi kampus-kampus untuk bagaimana melakukan proses pembinaan bagi mahasiswa," katanya.

Endang menambahkan, keterlibatan ormas keagamaan sangat penting dalam mempertahankan dan mencegah lingkungan kampus dari paparan radikalisme.

Menurutnya, ormas perlu berbenah diri dengan memperkuat jajaran penceramahnya, juga metode ceramah harus lebih menarik melalui media yang akrab dengan kaum milenial, serta mendekatkan diri dengan generasi muda.

"Kita harus mendorong bagaimana kelompok besar yang cenderung lebih menyetujui dengan pancasila dan NKRI itu harus kita kobarkan," jelasnya.

Ormas, lanjut dia, perlu bersinergi dengan pihak kampus. "Demi membangun ketahanan kampus dari isu-isu radikal dan intoleran," tuturnya.

Rektor UMT Ahmad Amarullah menuturkan, pihaknya selalu bersinergi dengan ormas keagamaan demi pencegahan paparan radikalisme di lingkungan kampusnya.

"Sampai kita juga tidak alergi untuk berdialog dengan tokoh non Islam dalam membangun nilai kebangsaan," paparnya.

Amarullah menambahkan, hasil penelitian ini juga menjadi referensi bagi pihaknya untuk mendidik anak bangsa sehingga menjadi pemimpin yang dapat mengayomi segala keberagaman dan keberagamaan bangsa.

"Mahasiswa akan terus kami dorong untuk hidup dalam bermasyarakat bahwa kita akan bina dengan bahasa keilmuan sehingga mereka kaum intelektual bisa menerima, dialog dan diskusi demi kebangsaan," pungkasnya.

Seri diseminasi hasil penelitian FISIP UMJ ini juga akan digelar di Institut Tekhnologi Bandung (ITB) dalam waktu dekat demi penyamaian nilai-nilai kebangsaan.(MRI/RGI)

KOTA TANGERANG
Dinkes Kota Tangerang Temukan 5 Kasus Kesehatan Paling Banyak pada Anak Sekolah

Dinkes Kota Tangerang Temukan 5 Kasus Kesehatan Paling Banyak pada Anak Sekolah

Jumat, 4 September 2026 | 13:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah.

TEKNO
Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Jumat, 4 September 2026 | 22:14

Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

PROPERTI
Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 | 19:03

Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill