Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com—Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang mewanti-wanti pelatih dalam pola pelatihan calon pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Tangerang.
Sekretaris Dispora Kota Tangerang Maryono Hasan mengatakan sebanyak 50 calon Paskibraka tingkat Kota Tangerang dilatih 10 pelatih dari Purna Paskibraka dan 5 pelatih dari Yonif Mekanis 203/Arya Kemuning.

"Saat ini hingga memasuki 17 Agustus, masih masa pelatihan. Paskibraka sudah tidak lagi pelatihan baris-berbaris, tapi pelatihan formasi dan sudah digabung dengan Yonif," ujarnya kepada TangerangNews saat memantau pelatihan calon Paskibraka di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang, Selasa (6/8/2019).
Maryono menjelaskan, pola pelatihan calon Paskibraka tingkat Kota Tangerang adalah para peserta diharuskan berolahraga pagi, kemudian pelatihan berbaris, pelatihan formasi, break, dan yel-yel.

"Kami tetap memberikan perhatian terhadap fisik jasmani yaitu dengan pemeriksaan kesehatan seminggu sekali," ucapnya.
Baca Juga :
Pelatihan ini, kata dia, sesuai prosedur. Tidak menggunakan fisik yang di luar koridor. "Semuanya masih dalam koridor aturan untuk pelajar," jelasnya.
Dari awal pelaksanaan pelatihan, hingga saat ini tidak ada calon Paskibraka yang mengeluhkan pola pelatihan.
Maryono juga mewanti-wanti pelatih yang memberikan pelatihan tidak sesuai prosedur. Demi mengantisipasi pola pelatihan yang cukup keras, pihaknya selalu melakukan pemantauan di setiap prosesi pelatihan.
"Jangan melakukan gerakan tambahan, yang tidak perlu dilakukan jangan dilakukan, dan jangan memberikan beban tugas yang di luar batas kemampuan mereka sebagai siswa kelas 2 SMA saat ini. Imbauan ini untuk senior dan pembinanya," pungkasnya.(RMI/HRU)
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Hotel Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta menandai satu tahun operasional melalui perayaan bersama seluruh keluarga besar hotel pada Jumat, 16 Oktober 2026, sore.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews