Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com—Menjelang Hari Raya Idul Adha 2019, harga cabai di Kota Tangerang semakin melonjak. Seperti cabai rawit merah, misalnya, saat ini harga per kilogramnya tembus Rp90 ribu.
Tingginya harga cabai tersebut terjadi di pasar-pasar tradisional Kota Tangerang, yaitu Pasar Anyar dan Pasar Malabar.
Menurut Kepala Seksi Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Endang S Sumaryati, harga cabai merah naik signifikan sejak Juni-Agustus 2019.
Berdasarkan data, harga semula Rp30 ribu per kilogram, kemudian naik Rp70 ribu per kilogram. "Di Pasar Malabar kini harganya telah mencapai Rp90 ribu," ujarnya, Selasa (6/8/2019).
Endang mengatakan, penyebab utama kenaikan harga cabai rawit adalah tingginya harga yang dipatok oleh pemasok cabai asal Jawa dan Sumatera.
Baca Juga :
Terlebih, kemarau panjang menjadi faktor lain tingginya harga cabai rawit merah.
Endang menuturkan, Pemerintah Kota Tangerang berupaya mendendalikan distribusi dan harga pangan termasuk cabai tersebut.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Abduh Surahman mengatakan seluruh hasil pendataan akan disampaikan ke Wali Kota Tangerang untuk kebijakan lebih lanjut.
"Kita akan segera rapat terkait masalah ini untuk mengambil langkah selanjutnya," pungkasnya.(RMIHRU)
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGPaket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.
PT PLN (Persero) bersama Institut Teknologi PLN (IT PLN) menggelar pelatihan energi terbarukan bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "Rekayasa Teknologi untuk Energi Terbarukan
Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews