Connect With Us

Gencar Dirazia, Warga Sebut Transformers Masih Melintas di Kota Tangerang Siang Hari

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 6 Agustus 2019 | 16:11

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang saat melakukan penertiban kepada truk-truk bertonase besar yang masih melintas pada siang hari di sejumlah ruas jalan Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Truk-truk bertonase besar masih ditemukan melintas pada siang hari di sejumlah ruas jalan Kota Tangerang.

Mereka melanggar operasional Peraturan Wali Kota (Perwal) Tangerang No 30/2012 meskipun Dinas Perhubungan (Dishub) setempat gencar melakukan penertiban.

Pasalnya dalam Perwal itu, truk-truk yang kerap disebut masyarakat transformers itu hanya diperbolehkan beroperasi di Kota Tangerang mulai pukul 20.00 WIB hingga 05.00 WIB.

Menurut Hairul, truk-truk bertonase besar masih ditemukan melintas di Jalan Perintis Kemerdekaan dan perempatan Jalan Imam Bonjol.

BACA JUGA:

"Tadi pagi jam 9 masih ada truk-truk yang lewat," ujar Hairul pengendara sepeda motor kepada TangerangNews, Selasa (6/8/2019).

Truk-truk bertonase besar diketahui sering berulah. Ulahnya membuat masyarakat geram karena melintas secara ugal-ugalan hingga berakibat kecelakaan.

Empat korban telah menjadi korbannya karena minibus yang mereka tumpangi tertindih truk. Peristiwa kecelakaan itu terjadi pukul 05.20 WIB, Kamis (1/8/2019).

TangerangNews sempat memantau pergerakan truk-truk yang melintas di sejumlah ruas seperti Jalan MH Thamrin, Jalan Daan Mogot, dan Jalan Jenderal Sudirman dari pukul 13.00 sampai 13.45 WIB.

Namun, tidak melihat adanya truk pengangkut tanah yang melintas. Hanya saja, terdapat beberapa truk tangki yang masih ditemukan melintas.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Tangerang Andika Nugraha menyatakan, setelah pihaknya gencar menertibkan truk-truk yang melanggar peraturan operasional, truk-truk yang melintas di Kota Tangerang nihil atau kosong.

"Sejak peristiwa kecelakaan, kami sampai sekarang sudah tertibkan 69 truk. Dan kondisinya sampai hari ini masih nihil," jelasnya.

Truk-truk besar yang ditertibkan itu hingga saat ini masih dikandangkan dan diparkirkan di halaman Stadion Benteng, Terminal Poris Plawad, dan TPA Rawa Kucing.

Andika mengatakan, pihaknya akan selalu gencar menertibkan truk-truk besar demi mengimplementasikan Perwal. Kata dia, personelnya selalu melakukan pemantauan.

"Penindakannya tetap kami kandangkan. Nah, anggota kami masih bertahan (bersiaga) di sejumlah titik untuk pengawasan truk," pungkasnya.(MRI/RGI)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill