Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar
Senin, 6 April 2026 | 12:01
Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com—Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengukuhkan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Tangerang, Kamis (15/8/2019).
Arief ingin Paskibraka yang dikukuhkan di Ruang Al-Amanah, gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang ini bisa memecahkan masalah kepemudaan.
"Menjadi Paskibraka adalah modal dan mampu berperan memecahkan masalah pemuda," ujar Arief.

Paskibraka tingkat Kota Tangerang berjumlah 50 orang. Mereka yang telah melewati seleksi dan mengikuti pelatihan ini merupakan siswa SMA se-Kota Tangerang.
Sesuai tugasnya, mereka akan mengibarkan bendera Indonesia saat upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-74, 17 Agustus 2019 di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang
Baca Juga :
Selain mampu memecahkan masalah kepemudaan, kata Arief, para Paskibraka juga harus memiliki semangat patriotisme dan nasionalisme.
Arief juga menyampaikan, Paskibraka harus mampu menyaring isu yang beredar dan mampu menangkal hoaks yang dapat merusak kehidupan berbangsa.
"Tentunya mereka bisa menjadi panutan dibanyaknya muda-mudi yang ke depan maju menjadi bagian dalam membangun Kota Tangerang," katanya.
Arief menambahkan, para Paskibraka juga harus cerdas sehingga tidak terpapar paham-paham radikalisme.
"Indonesia ini penganut Pancasila artinya segala hal bisa dimusyawarahkan. Mereka harus pahami nilai-nilai dasar agar Pancasila bisa menjadi panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkasnya.(RMI/HRU)
Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGKabar baik datang bagi jemaat Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika di Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat, terhitung mulai 1 April 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews