Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com—Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengukuhkan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Tangerang, Kamis (15/8/2019).
Arief ingin Paskibraka yang dikukuhkan di Ruang Al-Amanah, gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang ini bisa memecahkan masalah kepemudaan.
"Menjadi Paskibraka adalah modal dan mampu berperan memecahkan masalah pemuda," ujar Arief.

Paskibraka tingkat Kota Tangerang berjumlah 50 orang. Mereka yang telah melewati seleksi dan mengikuti pelatihan ini merupakan siswa SMA se-Kota Tangerang.
Sesuai tugasnya, mereka akan mengibarkan bendera Indonesia saat upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-74, 17 Agustus 2019 di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang
Baca Juga :
Selain mampu memecahkan masalah kepemudaan, kata Arief, para Paskibraka juga harus memiliki semangat patriotisme dan nasionalisme.
Arief juga menyampaikan, Paskibraka harus mampu menyaring isu yang beredar dan mampu menangkal hoaks yang dapat merusak kehidupan berbangsa.
"Tentunya mereka bisa menjadi panutan dibanyaknya muda-mudi yang ke depan maju menjadi bagian dalam membangun Kota Tangerang," katanya.
Arief menambahkan, para Paskibraka juga harus cerdas sehingga tidak terpapar paham-paham radikalisme.
"Indonesia ini penganut Pancasila artinya segala hal bisa dimusyawarahkan. Mereka harus pahami nilai-nilai dasar agar Pancasila bisa menjadi panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkasnya.(RMI/HRU)
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews