Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com—Kecelakaan mobil akibat pengemudi tidak mahir mengendarai namun bermain ponsel saat menyetir terjadi di Kali Sipon, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (28/8/2019).
Kanit Lakalantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Isa Ansori mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
Menurutnya, kejadian berawal saat pengendara Toyota Calya ini tidak bisa mengendalikan mobilnya saat melintas di samping Kali Sipon.
"Handphone-nya jatuh, mungkin ditaruh di dashboard dan konsentrasi ke handphonenya sehingga keinjek gasnya dan loncat," ujarnya saat dikonfirmasi TangerangNews.
Kata dia, kecelakaan itu dipicu karena pengendara yang belum diketahui identitasnya tersebut sedang latihan menyetir. Ditambah, lagi ia sambil bermain ponsel.
Baca Juga :
Kecelakaan itu juga menimpa mobil berplat nomor B-1328-SSM juga menimpa pelatih yang duduk disampingnya.
"Dia lagi belajar didampingi pelatihnya. Awalnya jalan di dalam perumahan, terus dia mau ke jalan, begitu masuk jalan raya malah jatuh," kata Isa.
Namun ia meyakinkan tidak ada korban jiwa bahkan kedua penumpang tidak terluka sama sekali saat dievakuasi petugas Dinas Perhubungan Kota Tangerang.
Kendaraan yang rusak di bagian depan tersebut kini sudah dikembalikan ke rumah pengendara.
"Korban jiwa dan luka nihil. Evakuasi sudah berhasil dilakukan dengan bantuan dari Dinas Perhubungan Kota Tangerang menggunakan alat berat," pungkasnya.(RMI/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSinar Mas Land kembali menorehkan prestasi gemilang di industri properti nasional dengan menyabet empat penghargaan bergengsi sekaligus dalam ajang Golden Property Awards (GPA) People's Choice 2026
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Fenomena pengangguran sarjana menjadi sorotan banyak pihak. Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan memberikan pandangan mendalam mengenai akar permasalahan ini.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews