Bukan Cuma Bebersih, Ini Alasan Kamar Mandi Jadi Tempat Rileks Rumah Modern
Selasa, 28 Juli 2026 | 17:08
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TANGERANGNEWS.com—Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Tangerang meluncurkan Ruang Rakyat atau Rumah Perjuangan Rakyat.
Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo mengatakan Ruang Rakyat diluncurkan untuk menampung aspirasi masyarakat Kota Tangerang.
Menurutnya, Ruang Rakyat yang berada di ruang kerja Fraksi PDIP—kantor DPRD Kota Tangerang ini mulai beroperasi pada Senin (16/9/2019) besok.
"Ruang Rakyat sudah diluncurkan. Warga bisa datang ke Ruang Rakyat untuk menyampaikan keluhannya," ujarnya saat ditemui di bilangan GOR Tangerang, Minggu (15/9/2019).
BACA JUGA:
Menurut Ketua DPC PDIP Kota Tangerang ini, masyarakat yang ingin menyampaikan segala keluh-kesahnya ke Fraksi PDIP Kota Tangerang, Ruang Rakyat akan selalu melayani setiap hari kerja.
"Walau DPRD (Fraksi PDIP) punya agenda kedewanan di luar, tetap bisa diterima karena di fraksi dilengkapi TA (tenaga ahli)," kata Gatot.
Gatot menuturkan, Fraksi PDIP Kota Tangerang juga melayani aspirasi masyarakat secara online. Namun, kata Gatot, tetap disarankan mendatangi Ruang Rakyat agar komunikasi berlangsung interaktif.
"Sampaikan keluhan sistem online juga bisa. Tapi kita sebenarnya ingin langsung agar komunikasi berjalan," ucapnya.
Gatot menambahkan, peluncuran Ruang Rakyat ini merupakan program dari DPP PDIP agar hubungan fraksi-fraksi PDIP di seluruh daerah dengan masyarakat tetap terjalin.
"Intinya fraksi jangan menjauhkan diri dari masyarakat. Jangan sampai ada sekat-sekat antara rakyat dengan wakil rakyat. Apalagi silaturahmi kan bikin panjang umur," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews