Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27
Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
TANGERANGNEWS.com-Delapan Bakal Calon (Balon) Wali Kota Tangsel Pada Pilkada 2020 sudah mendaftar di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Kedelapan pendaftar itu tercatat di hari kelima masa penjaringan Balon Wali Kota Tangsel yang dibuka partai berlambang banteng itu sejak Senin (9/9/2019).
Para pendaftar itu mendatangi kantor DPC PDIP Tangsel di Jalan Raya Boulevard Ruko Venice Arcade Blok JD/09 Graha Raya Bintaro, Serpong Utara. Mereka datang sendiri atau diwakili tim sukses untuk mengambil formulir pendaftaran.
"Sudah ada 8 pendaftar yang datang mengambil formulir pendaftaran," terang Aan Sunarya, Sekretaris Penjaringan Calon Wali Kota Tangsel DPC PDIP, Jumat (13/9/2019).
Baca Juga :
Kedelapan orang pendaftar tersebut di antaranya adalah Tb Rahmad Sukendar, Siti Nur Azizah, Tomy Patria, Kolonel Beben Nurfadilah, Heri Gagarin, Kemal Pasha, dan Aldrin Ramadian.
Aan menjelaskan, dari kedelapan orang yang mendaftar tersebut mengambil formulir yang sama. Karena belum ada perbedaan formulir bagi yang ingin mendaftar sebagai Calon Wali Kota (Cawalkot) maupun yang ingin mendaftar sebagai Calon Wakil Wali Kota (Cawa Walkot) Tangsel.
"Kalau formulir yang diambil enggak ada perbedaan (Cawalkot/Cawa Walkot). Nanti pas penyaringan lain lagi," pungkas Aan.
DPC PDIP Tangsel sendiri membuka pendaftaran Balon Wali Kota Tangsel mulai tanggal 9 sampai 17 September mendatang.(RMI/HRU)
Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
TODAY TAGBencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
RS Mandaya Royal Puri resmi meluncurkan Limfedema Center pada Sabtu, 17 Oktober 2026,bertepatan dengan momentum Breast Cancer Awareness Month atau Bulan Kesadaran Kanker Payudara.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews