Connect With Us

Belanja Daerah di RAPBD 2020 Kota Tangerang Capai Rp4,79 Triliun

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 23 September 2019 | 12:54

Kegiatan rapat paripurna DPRD Kota Tangerang dalam rangka penyampaian penjelasan walikota tangerang mengenai Raperda tentang APBD tahun anggran 2020, di ruang paripurna DPRD Kota Tangerang, Senin (23/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—DPRD Kota Tangerang periode 2019-2024 menggelar rapat paripurna perdana di ruang paripurna DPRD Kota Tangerang, Senin (23/9/2019).

Agenda dalam rapat paripurna tersebut yakni pengantar nota keuangan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun 2020.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah pun menyampaikan penyusunan RAPBD yang dilakukan sesuai prioritas pembangunan Kota Tangerang.

Pertama anggaran diprioritaskan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing yang meliputi pendidikan dan kesehatan.

Kedua terkait peningkatan kualitas dan pembangunan infrastruktur publik, ketiga peningkatan investasi dan peran ekonomi lokal.

BACA JUGA:

"Keempat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang inovatif dan terintegrasi," ujar Arief dalam rapat.

Secara garis besar, komposisi RAPBD 2020 terdiri dari Pendapatan daerah Rp4,39 Triliun, belanja daerah Rp4,79 Triliun, dengan defisit anggaran sebesar Rp400 miliar.

"Defisitnya ditutup dari pembiayaan netto sebesar Rp400 miliar yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa)," katanya.

Anggaran belanja diperuntukan untuk belanja tak langsung dan belanja langsung. 

"Diperuntukan bagi 6 urusan wajib pelayanan dasar, 15 urusan wajib non pelayanan dasar, 5 urusan pilihan dan 9 penunjang urusan di 43 OPD," paparnya.(MRI/RGI)

OPINI
Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44

Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill