Connect With Us

Renggut 2 Nyawa, Kecelakaan Truk di Batuceper Karena Rem Blong

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 25 September 2019 | 19:14

Warga mengevakuasi korban kecelakaan truk di Jalan Daan Mogot, Batuceper, Kota Tangerang, Rabu (25/9/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Polisi menyimpulkan kecelakaan maut yang mengakibatkan dua korban meninggal di Jalan Daan Mogot, Jembatan Batuceper, Kota Tangerang dipicu rem blong truk.

"Truk yang datang dari arah Kota Tangerang menuju Kalideres tersebut ternyata remnya mengalami blong," ujar Wakapolsek Batuceper AKP Gunawan di lokasi kejadian, Rabu (25/9/2019).

Gunawan mengatakan, truk bernopol B-9189-EZ yang membawa muatan kerangka besi bangunan itu naik ke atas trotoar dan menabrak papan reklame.

"Sehingga muatannya tumpah berserakan ke jalanan dan menimpa kendaraan sepeda motor," katanya.

Menurut Gunawan, akibat kecelakaan itu, tiga unit sepeda motor dan satu unit minibus yang turut melintas di lokasi kejadian tertimpa muatan kerangka besi.

"Dua korban meninggal dunia di tempat dan dua korban mengalami luka-luka," katanya.

 

Korban meninggal diketahui seorang wanita yang disebut warga adalah ibu-ibu bernama Laysulang, 31 yang merupakan penumpang sepeda motor matik bernopol B-3711-CIL.

Sementara korban meninggal lainnya adalah seorang anak-anak yang belum diketahui identitasnya. Kedua jasad korban telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.

Sedangkan korban luka diduga berjumlah tiga orang dan sudah dibawa ke RS Hermina untuk menjalani perawatan medis.

"Petugas masih menangani kejadian laka (kecelakaan) tersebut," pungkas Gunawan.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

BISNIS
Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16

Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill