Connect With Us

Makam Wareng Dibongkar, Warga Geruduk Kantor Kelurahan

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 15 Oktober 2019 | 15:01

Petugas Satpol PP menghalau warga yang menggeruduk kantor Kelurahan Koang Jaya. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga Koang Jaya menggeruduk kantor kelurahan setempat, di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (15/10/2019).

Demonstrasi warga bergeser ke kelurahan karena Makam Wareng telah dibongkar Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Warga memaksa lurah setempat untuk menemui mereka. Namun, keinginannya tidak dipenuhi pihak kelurahan.

Merasa kesal tuntutannya tak ditanggapi, warga pun melontarkan umpatan kepada pejabat kelurahan. "Lurah banci, lurah banci!" teriak warga di depan kantor kelurahan.

Fakhruddin, perwakilan warga mengatakan, pihaknya meminta Pemkot Tangerang untuk menyediakan makam baru bila Makam Wareng dibongkar.

Baca Juga :

 

"Kita hanya minta tanah diganti tanah, bukan uang," ujar Ketua Tim 9 itu kepada TangerangNews.

Ia menyebut, Pemkot Tangerang bertindak radikal. Sebab, mengeksekusi makam tanpa menyetujui hak warga. Karena itu, warga akan menempuh jalur konstitusional atas pembongkaran paksa tersbut.

"Kita akan class action. Kita akan upayakan secara hukum, adukan dan laporkan hal ini kepada Kepolisian agar diproses," pungkasnya.(RAZ/HRU)

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill