Connect With Us

Putra Jenderal Bebas Keluar Masuk Lapas, Inspektorat Rampungkan Pemeriksaan SOP

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 16 Oktober 2019 | 12:20

| Dibaca : 2732

Ilustrasi Penjara (Rangga A Zulianzyah / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com—Inspektorat Jenderal Wilayah I Kemenkumham RI telah merampungkan pemeriksaan izin napi berinisial AMR, yang diduga keluar-masuk Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Tangerang, tanpa mengikuti prosedur.

“Betul, laporan hasil pemeriksaannya sudah jadi,” ujar Budi Ateh, Inspektur Wilayah I Inspektorat Jenderal Kemenkumham RI kepada TangerangNews, Rabu (16/10/2019).

Namun, Budi belum bisa membeberkan ihwal hasil pemeriksaan proses standar operasional prosedur (SOP) perizinan keluar Lapas bagi AMR.

Pasalnya ia akan mempelajari hasil pemeriksaan itu terlebih dahulu. Baru kemudian hasilnya akan disampaikan.

“Masih diproses, lah. Masalah itu saya belum pahami semua karena masih tugas di Makassar. Hasil pemeriksaannya masih ditangan tim pemeriksa. Saya, kan, ngambil kesimpulan perlu baca dulu,” ungkapnya.

Baca Juga :

 

AMR saat ini sedang menjalani hukuman delapan tahun penjara di LPKA karena kasus pembunuhan terhadap Kresna Wahyu, siswa SMA Taruna Nusantara 

Dia keluar lapas pada Sabtu (28/9/2019) untuk daftar kuliah. Namun diduga, AMR yang merupakan putra Mayjend (Purn) TNI Hasan Saleh ini diloloskan keluar lapas tanpa melewati sidang tim pengamat pemasyarakatan (TPP).

Budi Ateh menuturkan, tim pemeriksa menjalani pemeriksaan selama kurang lebih sepekan di LPKA Klas I Tangerang, untuk mendalami proses perizinan AMR.

“Kami dalami kaitan SOP pengeluaran. Jadi, karena keluar, sidang SOP-nya dijalani enggak. Kalau dijalani enggak masalah. Yang penting, yang bersangkutan di dalam baik-baik saja,” tuturnya.

Menurut Budi, narapidana diperbolehkan keluar lapas asalkan tetap mengikuti prosedur. Termasuk untuk daftar kuliah demi menjalani pendidikan.

Ia juga menambahkan, pejabat yang melanggar prosedur bisa diberikan sanksi. Beratnya tergantung kesalahan yang diperbuat.

“Kalau sanksi ringan, ya, mungkin yang bersangkutan misalnya masih Plt (Pelaksana tugas) karena dianggap tidak cakap bertugas dikembalikan saja ke Lapas Kelas I,” paparnya.(RMI/HRU)

SPORT
Tiga Pemain Asing Perkuat Skuat Persita

Tiga Pemain Asing Perkuat Skuat Persita

Minggu, 19 Januari 2020 | 19:05

TANGERANGNEWS.com-Tiga pemain asing pada bursa transer Liga 1 musim ini dipastikan memperkuat skuat Pendekar Cisadane musim ini.

BISNIS
Sertifikasi Kapster Terus Bertambah

Sertifikasi Kapster Terus Bertambah

Kamis, 23 Januari 2020 | 18:15

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 20 kapster profesional dan 5 Instruktur Batch 2 dari berbagai daerah telah tersertifikasi oleh Badan Nasional

OPINI
Merawat Integritas

Merawat Integritas

Minggu, 19 Januari 2020 | 12:59

Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah salah satu Lembaga negara yang menyelenggarakan pemilihan umum di Indonesia. KPU bersifat nasional, mandiri

KAB. TANGERANG
HUT ke-47, PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Santuni Ratusan Anak Yatim

HUT ke-47, PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Santuni Ratusan Anak Yatim

Selasa, 28 Januari 2020 | 22:07

TANGERANGNEWS.com-DPC PDI Perjuangan memperingati hari jadi partai ke-47 dengan sederhana. Pengurus partai berlambang kepala banteng moncong putih itu menggelar tasyakuran dengan menyantuni ratusan anak yatim piatu, Selasa (28/1/2020)

"Rahasia perubahan adalah memusatkan seluruh energi Anda, bukan untuk memerangi yang lama. Tetapi untuk membangun yang baru. "

Socrates