Connect With Us

Pemkot Tangerang Mulai Pindahkan Jenazah di Makam Wareng

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:03

Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pemindahan jenazah-jenazah yang ada di Makam Wareng, di Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (17/10/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai memindahkan jenazah-jenazah di Makam Wareng,  Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (17/10/2019).

Jenazah dipindahkan karena lahan Makam Wareng akan dijadikan jalan dalam sistem  looping (putar arah_) untuk mengurai kemacetan di Jalan KS Tubun. Jenazah dipindahkan ke sejumlah tempat pemakaman umum (TPU) di Kota Tangerang.

Kepala Dinas PUPR Decky Priambodo mengatakan, terdapat ratusan jenazah yang masih dalam proses pemindahan. Ia menyebut, hingga kini sudah 20 jenazah yang berhasil dipindahkan.

BACA JUGA:

"Jadi, ini prosesnya masih terus bergulir. Perkiraannya ada 150 jenazah yang dipindahkan, tapi belum tahu juga," ungkap Decky kepada TangerangNews, Kamis (17/10/2019).

Decky menjelaskan, biaya proses pemindahan jenazah ditanggung Pemkot Tangerang. Proses pemindahan jenazah dilakukan dengan alat berat.

Menurutnya, di makam yang sudah berdiri sejak jaman kolinial ini terdapat makam yang masih tampak dan sudah tidak tampak. Makam yang memiliki batu nisan pun hanya beberapa.

"Kita lihat bahwa kita kupas dengan buldoser dan akan terlihat mana yang timbul dan tidak," katanya.

Decky mengungkapkan, Pemkot Tangerang hanya membutuhkan 2.000 meter dengan panjang 150 meter dari total 8.000 meter lahan Makam Wareng untuk dijadikan jalan_ looping_.

Sehingga, selain dipindahkan ke TPU Selapajang dan TPU Benda, jenazah pun dipindahkan ke lahan Makam Wareng yang masih tersedia.

"Itu yang kami pindahkan dan yang lain tidak akan kita ganggu. Informasi yang beredar , kami akan ambil semua, padahal sebenarnya enggak. Hanya untuk kebutuhan jalan saja, demi kepentingan masyarakat," pungkasnya.(MRI/RGI)

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill