KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com—Diki Wahyudi, 21, pemuda yang tenggelam di sungai Cisadane, Kota Tangerang berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan, Jumat (8/11/2019). Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
“Korban telah ditemukan tak bernyawa pada radius 500 meter dari lokasi kejadian," ujar Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) pada operasi SAR.

Korban ditemukan setelah petugas gabungan yang berjumlah 100 personel ini melakukan pencarian pada hari kedua.
Pencarian terbagi dalam tiga area. Pertama petugas melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.
Lalu, petugas melakukan penyisiran dengan menggunakan Rubber boat dari lokasi kejadian sampai Pintu Air Sepuluh hingga radius 500 meter.
Baca Juga :
Sedangkan untuk pencarian ketiga dilakukan dengan pemantauan visual pada jalur darat dari lokasi kejadian sampai Pintu Air Sepuluh.
"Saya mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya korban," ucapnya.
Dengan ditemukannya korban operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Korban pun sudah dibawa ke rumah duka di belakang Pergudangan Vivo, Neglasari, Kota Tangerang.
Diki sebelumya berenang di Kali Cisadane, Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Neglasari, Tangerang, pada Kamis (7/11/2019) bersama kedua temannya hingga akhirnya korban mengalami keram dan kelelahan.
Kedua rekan korban sempat meraih tangannya namun terlepas dan akhirnya korban pun tenggelam.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGDakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad saw, akhirnya sampai juga ke tanah Yatsrib, Kota Madinah.
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews