Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok
Senin, 29 Juni 2026 | 19:00
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TANGERANGNEWS.com—Diki Wahyudi, 21, pemuda yang tenggelam di sungai Cisadane, Kota Tangerang berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan, Jumat (8/11/2019). Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
“Korban telah ditemukan tak bernyawa pada radius 500 meter dari lokasi kejadian," ujar Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) pada operasi SAR.

Korban ditemukan setelah petugas gabungan yang berjumlah 100 personel ini melakukan pencarian pada hari kedua.
Pencarian terbagi dalam tiga area. Pertama petugas melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.
Lalu, petugas melakukan penyisiran dengan menggunakan Rubber boat dari lokasi kejadian sampai Pintu Air Sepuluh hingga radius 500 meter.
Baca Juga :
Sedangkan untuk pencarian ketiga dilakukan dengan pemantauan visual pada jalur darat dari lokasi kejadian sampai Pintu Air Sepuluh.
"Saya mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya korban," ucapnya.
Dengan ditemukannya korban operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Korban pun sudah dibawa ke rumah duka di belakang Pergudangan Vivo, Neglasari, Kota Tangerang.
Diki sebelumya berenang di Kali Cisadane, Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Neglasari, Tangerang, pada Kamis (7/11/2019) bersama kedua temannya hingga akhirnya korban mengalami keram dan kelelahan.
Kedua rekan korban sempat meraih tangannya namun terlepas dan akhirnya korban pun tenggelam.(RMI/HRU)
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews