Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com—Diki Wahyudi, 21, pemuda yang tenggelam di sungai Cisadane, Kota Tangerang berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan, Jumat (8/11/2019). Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
“Korban telah ditemukan tak bernyawa pada radius 500 meter dari lokasi kejadian," ujar Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) pada operasi SAR.

Korban ditemukan setelah petugas gabungan yang berjumlah 100 personel ini melakukan pencarian pada hari kedua.
Pencarian terbagi dalam tiga area. Pertama petugas melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.
Lalu, petugas melakukan penyisiran dengan menggunakan Rubber boat dari lokasi kejadian sampai Pintu Air Sepuluh hingga radius 500 meter.
Baca Juga :
Sedangkan untuk pencarian ketiga dilakukan dengan pemantauan visual pada jalur darat dari lokasi kejadian sampai Pintu Air Sepuluh.
"Saya mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya korban," ucapnya.
Dengan ditemukannya korban operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Korban pun sudah dibawa ke rumah duka di belakang Pergudangan Vivo, Neglasari, Kota Tangerang.
Diki sebelumya berenang di Kali Cisadane, Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Neglasari, Tangerang, pada Kamis (7/11/2019) bersama kedua temannya hingga akhirnya korban mengalami keram dan kelelahan.
Kedua rekan korban sempat meraih tangannya namun terlepas dan akhirnya korban pun tenggelam.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPlatform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
Insiden kecelakaan kerja menimpa seorang pekerja restoran dari PT Pendekar Bodoh bernama Surya di Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026 siang.
Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews