Connect With Us

Rakerda PKS Kota Tangerang, Bahas Kesiapan Kader Jadi Pemimpin Nasional

Muhamad Heru | Senin, 11 November 2019 | 10:27

Partai Keadilan Sejahtera. (tribunnews.com / tribunnews.com)

 

TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PKS Mulyanto mengatakan, tantangan terberat PKS saat ini adalah mencetak kader terbaik yang siap menerima amanah kepemimpinan nasional. 

Hal itu dikatakannya saat Rapat Kordinasi Daerah (Rakorda) yang digelar Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Tangerang, di Hotel Soll Marina, Minggu (10/11/2019).

"Saat ini masyarakat mengenal PKS sebagai partai kader yang solid. Partai yang tumbuh besar berlandaskan kepercayaan kader yang sudah lama terbina dengan sistem yang tertata," jelasnya.

"Namun, tantangan partai di masa datang bukan hanya mencetak kader dengan kualitas terbaik, tapi harus mampu menyiapkan calon-calon pemimpin rakyat yang siap bekerja dan melayani di berbagai tingkatan Pemerintahan,” tambah Mulyanto.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI ini juga tidak meragukan ketangguhan kerja kader dalam berbagai kontestasi politik di tingkat kotamadya maupun nasional.

Terbukti saat pilkada serentak tahun 2017, PKS berhasil mengantarkan figur terbaik partai sebagai pemimpin daerah.

Baca Juga :

 

"Untuk itu, saya mengimbau kader dan pengurus PKS Kota Tangerang untuk terus menjaga semangat dan soliditas kerja yang sudah dicapai," paparnya.

Selain itu, Mulyanto mengingatkan agar seluruh kader dan pengurus PKS untuk aktif mengembangkan basis sosial kemasyarakatan di kalangan masyarakat pedesaan.

PKS yang semula dikenal sebagai partai masyarakat perkotaan, terpelajar, relijius, muda dan cerdas, ke depan harus mampu menjadi partai bagi masyarakat dengan latar belakang apapun. 

“Jadi kerja kita saat ini bukan hanya mencetak kader terbaik tapi menghasilkan negarawan yang siap melayani rakyat. Negarawan yang bersih, peduli dan profesional sebagaimana yang menjadi ciri khas kader PKS,” kata Mulyanto.(RMI/HRU)

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill