MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TANGERANGNEWS.com-Menyambut perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) yang tinggal menghitung hari, sejumlah pangan di Kota Tangerang memgalami kenaikan, Senin (23/12/2019).
Berdasarkan data yang dihimpun, jenis pangan yang merangkak naik ialah cabai.
Dirut PD Pasar Kota Tangerang Titien Mulyati mengatakan, harga cabai merah keriting sedang pedas, yakni dari Rp42 ribu naik hingga Rp48 ribu per kilogramnya.
“Ya, yang paling naik harga cabai. Untuk cabai merah keriting naik Rp6 ribu,” ujarnya kepada TangerangNews seraya menyebut harga ini berdasarkan survei di Pasar Anyar, Kota Tangerang.
BACA JUGA:
Lalu, kata dia, disusul harga cabai merah besar yang mengalami kenaikan Rp5 ribu dari harga normal Rp40 ribu ke Rp45 ribu per kilogramnya.
Ia juga menyebut pangan lain yang harganya merangkak naik adalah bawang merah.
“Untuk bawang per kilogramnya hanya naik Rp2 ribu dari harga normal Rp42 ribu,” ucapnya.
Meski demikian, menurut Titien harga daging sapi dan ayam masih normal.
Ia juga memastikan ketersediaan pangan di Kota Tangerang untuk menyambut momen liburan Nataru ini cukup.
“Alhamdulillah ketersediaan masih bisa dipenuhi,” pungkasnya.(MRI/RGI)
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TODAY TAGBangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses
Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.
Penyaluran dana hibah Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada 11 sekolah swasta di Provinsi Banten menjadi perhatian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews