Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Kediaman Co Pilot Sriwijaya Air Diego Mamahit di Perumahan Magnolia Park, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang terlihat sepi, Minggu (10/1/2021) siang.
Istri dan anaknya yang masih berusia tiga tahun telah dijemput keluarga besar pada Sabtu (9/1/2021) malam, untuk berangkat menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta dan Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta.
Di mata tetangga, Co Pilot Sriwijaya Air, Diego Mamahit dikenal sebagai sosok yang ramah dan kerap berinteraksi dengan tetangga di kala lepas tugas.
Dia terakhir kali terlihat dijemput pihak maskapai pada Sabtu sekitar pukul 10.00 WIB. Tetangga menganggapnya untuk keperluan pendidikan.
Baca Juga :
"Karena setiap hendak tugas, biasanya pihak maskapai menjemput dia pada pagi hari," kata Stephanus, tetangga korban.
Dia mengaku mengetahui Diego menjadi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak, setelah mendengar cerita keluarga korban.
"Istri korban ditelpon pihak maskapai jika suaminya masuk dalam manifest," tambahnya.
Hingga kini, belum ada persiapan khusus di kediaman korban. Warga sekitar pun masih menunggu kepastian proses pencarian dan kedatangan keluarga. (RAZ/RAC)
TODAY TAGPotensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pernyataan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten yang menilai kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang layak menjadi percontohan nasional menuai kritik keras dari kelompok masyarakat.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews