Connect With Us

Jadi Tuan Rumah Apeksi 2020, Ini yang Akan Ditawarkan Tangsel

Advertorial | Jumat, 5 Juli 2019 | 12:50

Wakil Wali kota Tangsel Benyamin Davnie saat memberikan paparan kesiapan Kota Tangerang Selatan sebagai tuan rumah Munas Apeksi tahun 2020 mendatang. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Rapat Kerja Nasional XIV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Semarang, merekomendasikan beberapa hasil pembahasan rapat kerja yang diikuti oleh sekitar 92 Wali Kota seluruh Indonesia.

Salah satu rekomendasi yang dihasilkan diantaranya menetapkan Kota Tangerang Selatan sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) Apeksi tahun 2020 mendatang.

Rekomendasi tersebut disampaikan dalam penutupan Rakernas Apeksi di Hotel Po Semarang, Jawa Tengah, Kamis (5/7/2019) sore. 

Pimpinan Sidang Pleno dalam Rakernas Apeksi Marten Taha mengatakan, keputusan pemilihan Kota Tangerang Selatan itu berdasarkan kesepakatan para peserta sidang, yang secara bulat menyepakati pemilihan Kota Tangsel dalam gelaran Musyawarah Nasional ke VI tahun mendatang.

"Menetapkan Tangerang Selatan sebagai penyelenggara Munas VI," kata Marten Taha yang juga Wali Kota Gorontalo ini.

Ketua Dewan Pengurus Apeksi Airin Rachmi Diany mengatakan, rekomendasi rakernas kali ini menjadi pekerjaan rumah untuk diperjuangkan.

Adapun berkaitan dengan pemilihan Tangerang Selatan sebagai tuan rumah Munas VI, Airin yang juga Wali Kota Tangsel ini mengharapkan penyelenggaraannya nanti bisa sesukses rakernas di Semarang ini.

BACA JUGA:

"Saya berharap, hasil rekomendasi dan kebijakan yang lahir melalui rapat kerja nasional ini, akan memberikan manfaat terhadap masing-masing daerah di Tanah Air. Tangerang Selatan sendiri, sudah siap melaksanakan Munas APEKSI ke-VI dan siap menyajikan berbagai potensi daerah, yang bisa dijadikan rujukan oleh masing-masing Kota di Indonesia,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Wali kota Tangsel Benyamin Davnie dalam paparannya dihadapan para Wali kota anggota Apeksi, meyakinkan bahwa Tangsel siap menjadi tuan rumah Munas Apeksi ke VI yang rencananya akan di gelar pada bulan Mei 2020 mendatang.

"Saya tadi memaparkan kesiapan Tangsel sebagai tuan rumah, yang pertama dari segi akomodasi kita tersedia 3000 lebih kamar (hotel) tersebar untuk kelas 2, 3 dan 4. Destinasi wisata lainnya seperti kuliner kita banyak yang bisa dikunjungi untuk menikmati suasana di Tangsel yang nanti akan didatangi perwakilan 93 Kota," papar Benyamin saat pemaparan pengajuan Tangsel menjadi tuan rumah dihadapan puluhan Wali kota.

Terpilihnya Tangerang Selatan sebagai tuan rumah Apeksi 2020 mendatang, dikatakan Benyami, telah mulai disusun perencaannya sejak saat ini. Mulai dari penyusunan anggaran untuk kegiatan Munas, pencarian tempat pelaksanaan kegiatan hingga rencana mengundang beberapa artis nasional untuk menyemarakkan kegiatan.

"Kita juga merencanakan penyusunan anggaran di (APBD) perubahan yang tersebar di beberapa dinas. Kita pun sedang mencari alternatif tempat penyelenggaraan yang bisa menampung 2000-3000 orang di sekitar Tangsel," jelasnya.(RAZ/RGI)

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

KOTA TANGERANG
Zona Merah! Kota Tangerang Tertinggi Kasus Curat dan Curanmor

Zona Merah! Kota Tangerang Tertinggi Kasus Curat dan Curanmor

Rabu, 1 Juli 2026 | 21:12

Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 5.436 kasus kejahatan 3C (Curanmor, Curas, dan Curat) terjadi di ibu kota dan sekitarnya, sepanjang Januari–Juni 2026.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KAB. TANGERANG
BMKG Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

BMKG Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

Rabu, 1 Juli 2026 | 23:57

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II menyebut modifikasi cuaca untuk membantu proses pemadaman di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akan sulit dilakukan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill