Connect With Us

13 Warga Belum Ditemukan dan 10 Terjebak akibat Letusan Gunung Semeru

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 4 Desember 2021 | 23:14

Warga terjebak akibat Jembatan Perak yang ambrol diterjang banjir lahar dari Gunung Semeru. Jembatan tersebut penghubung Kecamatan Pasirian, Lumajang, dengan Kecamatan Dampit, Malang, Jawa Timur, Sabtu 4 Desember 2021. (@TangerangNews / Antara/HO-Sosial Media Warga/aa)

TANGERANGNEWS.com-Jembatan Gladak Perak yang merupakan penghubung jalan nasional antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu 4 Desember 2021 malam, terputus akibat letusan Gunung Semeru. Dilaporkan ada warga yang hingga saat ini belum ditemukan.

"Ada warga yang masih belum ditemukan, untuk daerah terisolir belum bisa ditembus karena masih panas," ujar Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, Sabtu.

Seperti dilansir dari Tvonenews yang berada di Desa Sumber Wuluh, hingga Sabtu malam ini pukul 21.30 WIB, sebanyak 13 orang warga masih belum juga ditemukan. 

Mereka semua merupakan warga yang saat kejadian berada di sekitar Jembatan Gladak Perak. 

Jembatan Gladak Perak yang ada di wilayah Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang tersebut putus total akibat terjangan banjir lahar dingin usai erupsi Gunung Semeru pada lebih pukul 15.20 WIB.

Derasnya banjir lahar dingin menyebabkan jembatan sepanjang 100 meter yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang itu terputus.

Baca Juga :

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang Indah Masdar menyebutkan bahwa sementara sebanyak 10 orang belum bisa dievakuasi dari Dusun Curah Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Indah dalam keterangannya pada telekonferensi pers, Sabtu malam, mengatakan 10 orang yang belum dievakuasi lantaran ada hambatan lumpur setinggi lutut orang dewasa.

"Masih ada sekitar 10 orang yang masih belum bisa dievakuasi karena lokasinya agak sulit, evakuasi lamban karena mobil tidak bisa masuk ke lokasi dikarenakan lumpur setinggi sampai lutut kaki," kata Indah seperti dikutip dari Antara.

Indah mengatakan, di Dusun Curah Kobokan terdapat 300 kepala keluarga yang sebagian besar sudah mengungsi.

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill