TangerangNews.com

Dedi Sutardi Kembali Pimpin Demokrat Tangerang

Mohamad Romli | Senin, 22 Januari 2018 | 22:00 | Dibaca : 2963


Ketua DPC Demokrat Kabupaten Tangerang, Dedi Sutardi. (@TangerangNews / Mohamad Romli)


TANGERANGNEWS.com-Musyawarah cabang (Muscab) partai Demokrat Kabupaten Tangerang secara aklamasi kembali memilih Dedi Sutardi sebagai Ketua DPC Demokrat Kabupaten Tangerang untuk periode lima tahun kedepan.

Diketahui dalam musyawarah yang dihelat disalah satu hotel yang berlokasi di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (22/1/2018) itu juga bersamaan dengan Muscab serentak DPC se-Banten yang digelar DPD Demokrat Banten.

Dibandingkan delapan DPC Kabupaten/Kota lainnya di Banten, Dedi satu-satunya calon ketua DPC tunggal, karena didukung bulat 29 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Demokrat se-Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA :

Kepada TangerangNews.com, dia menuturkan, amanah yang kembali diberikan kader partai berlambang mercy biru itu kepadanya menjadi tanggung jawab besar untuk mengembalikan kejayaan Demokrat, terutama di Kabupaten Tangerang.

"Kebersamaan dan kekompakan ini menjadi modal utama dalam melakukan kerja-kerja politik demi membesarkan partai," ujarnya.

#GOOGLE_ADS#

Ditanya target perolehan kursi di DPRD Kabupaten Tangerang di Pileg 2019, ia membeberkan yang akan menjadi fokusnya terlebih dahulu memperkuat infrastruktur partai.  Terutama di daerah pemilihan yang memungkinkan masih bisa menambah perolehan kursi.

"Target kami di Pileg sebagai pemenang pemilu.  Sehingga kami harus bekerja keras,"tambahnya.

Ia meyakini jika Demokrat memiliki peluang besar untuk menambah jumlah perolehan kursi di DPRD Kabupaten Tangerang. Hal itu berkaca pada pengalamannya pada periode Pileg sebelumnya.

"Saat itu, kami sedang ditempa berbagai tantangan besar. Namun Alhamdulilah masyarakat mengapresiasi partai Demokrat, sehingga memperoleh enam kursi di DPRD Kabupaten Tangerang," imbuhnya.

Ditanya formulasi untuk meningkatkan perolehan jumlah suara tersebut, dirinya akan menitikberatkan pada pengembangan kualitas kader yang mampu dekat dan diterima oleh masyarakat.

"Intinya bagaimana melakukan pengelolaan partai ini dengan mengedepankan pembinaan kader. Memenej organisasi dengan baik dan membangun komunikasi yang elegan," tukasnya,(DBI/HRU)