Connect With Us

Lagi, Laga Persita Berakhir Imbang

Maya Sahurina | Selasa, 13 Agustus 2019 | 21:38

Persita Tangerang Vs Blitar Bandung United di Stadion Sport Centre, Kelapa Dua Tangerang, Selasa, (13/8/2019). (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Persita Tangerang harus puas dengan meraih satu poin saat menjamu Blitar Bandung United dengan skor akhir 4-4 di Stadion Sport Centre, Kelapa Dua Tangerang, Selasa, (13/8/2019). 

Empat gol Persita dicetak oleh Adittia Gigis Hermawan, Ade Jantra, Diego Banowo (penalti) dan M. Toha.

Pertandingan penutup putaran pertama Liga 2 2019 itu menjadi catatan untuk skuat Pendekar Cisadane tersebut. Sebab, selama tiga kali pertandingan di kandang, selalu berakhir seri.

Persita Tangerang Vs Blitar Bandung United di Stadion Sport Centre, Kelapa Dua Tangerang, Selasa, (13/8/2019).

Sebelumnya, Persita juga hanya mampu menahan imbang dua tamunya sesama tim asal Banten, Perserang dan Cilegon United, keduanya dengan skor serupa, 1-1.

Pada pertandingan pekan ke-11 ini, Persita gagal memanfaatkan banyak peluang. Bahkan, Blitar Bandung United menjebol gawang Persita di menit ke-8. Belum sempat membalas, petaka Persita kembali berulang di menit ke-21 saat pemain senior Tantan sukses menjebol gawang Annas Fitranto. Untungnya ada tendanga Adittia Gigis yang setidaknya bisa mengangkat mental Persita di menit ke-43. Skor 2-1 bertahan babak pertama berakhir.

Persita Tangerang Vs Blitar Bandung United di Stadion Sport Centre, Kelapa Dua Tangerang, Selasa, (13/8/2019).

Di babak kedua, permainan berlangsung cepat, terutama di kubu Blitar Bandung United yang bermain cukup berani. Berbeda dengan Persita yang seperti kesulitan mempertahankan kepemilikan bola di sisi mereka. Pintu kesempatan pun terbuka tatkala Ade Jantra sukses melesatkan bola blunder di depan gawang Blitar Bandung United di ment ke-55. Skor berubah jadi 2-2. 

Baca Juga :

Namun konsentrasi Persita kembali buyar usai Jeki Arisandi malah melesatkan gol ke gawang sendiri di menit ke-60. Lawan pun unggul mudah. Dan belum lagi sempat membalas dan menyamakan gol, Persita kembali kebobolan di menit ke-67. Skor berubah 4-2. T

Titik terang kembali hadir saat sekitar menit ke-78 Diego dijatuhkan di kotak penalti dan wasit menghadiahkan penalti untuk Persita yang sukses dieksekusi Diego di menit ke-80. Adalah gol penutup dari M. Toha di menit ke-89 yang menyelamatkan Persita dari kekalahan. Skor akhir pun bertahan 4-4 hingga peluit akhir dibunyikan.

Persita Tangerang Vs Blitar Bandung United di Stadion Sport Centre, Kelapa Dua Tangerang, Selasa, (13/8/2019).

Widodo C. Putro, Pelatih Kepala Persita mengakui bahwa tim lawan jauh lebih siap ketimbang Persita.

“Memang lawan tadi lebih siap di awal. Mungkin beberapa pemain tadi terkejut dengan golnya mereka (lawan) sehingga kami agak panas, panasnya lambat, sehingga tercipta dua gol itu. Tapi kami juga berterima kasih juga kepada pemain yang telah bekerja keras, untuk bisa menyamakan kedudukan, bahkan tadi juga kita hampir bisa memenangkan pertandingan terakhir,” ujar Widodo usai pertandingan di Stadion Sport Centre, Kelapa Dua, Tangerang.

Sementara, pelatih Blitar Bandung United Listiadi mengatakan kecewa kecewa terhadap wasit garis. Ia mengganggap  pada permainan tersebut wasit tidak sportif. 

"Harusnya kita skornya 5, karena tadi hasil dari tendangan penalti tidak diterima oleh wasit, kami kecewa terhadap wasitnya, tapi yas udahlah, biar Allah yang membalas," ujarnya.(RMI/HRU)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill