Pemprov Banten-Pusat Rakor Bahas Kebutuhan dan Tagihan Listrik PJU Jalan Nasional
Selasa, 19 Mei 2026 | 23:06
Masalah minimnya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) pada ruas jalan nasional di wilayah Provinsi Banten mendapat atensi serius.
TANGERANGNews.com-Lebih dari 100 orang pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga memiliki ijazah palsu dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang telah dibekukan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).
Mereka memiliki ijazah dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yayasan Pembina Penyelenggara Administrasi Negara/Niaga (STIA YAPPANN) di Jakarta. Baca Juga : Pemkot Tangsel Lantik Oknum Pejabat yang Terlibat kasus Narkoba
“Saya dan lebih dari 50 orang telah diperiksa oleh inspektorat sekitar bulan April 2016. Saat itu dipimpin oleh Sekretaris Inspektorat Ahmad Zubair. Disitu kita dinyatakan sebagai korban, kita disuruh buat pernyataan sebagai korban,” ujar wanita berinisial M yang saat ini bekerja di Dinas Pendapatan Daerah Kota Tangsel, Rabu (1/2/2017).
Menurut dia, jumlah yang dipanggil oleh Inspektorat saat itu lebih dari 100 PNS. “Ada 100 lebih,” terangnya. Baca Juga : Airin Umumkan Perombakan Jabatan, Pejabat Tunjukan Korupsi Masif di Tangsel
Sementara itu, D seorang PNS yang bertugas di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel juga mengaku dirinya ditanya tentang tidak linear-nya ijazah sebelumnya dari D3 Analis Kimia kini dia menjadi Sarjana Sosial.
“Kita ‘diselamatkan’ oleh oknum inspektorat sehingga tidak ada sanksi dari BKD,” ujarnya.
Sedangkan R seorang yang awalnya D3 Perawat setelah memiliki Ijazah dari Yappann kini dia Sarjana Sosial juga mengaku ‘diselamatkan’ oleh oknum lembaga yang sama.
“Awalnya sih kita disalahkan, memang sadar juga sih itu kampus abal-abal. Tetapi akhirnya kita ‘diselamatkan’,” terangnya.
Menurut ketiganya, hingga kini ijazah tersebut masih dianggap sah untuk kenaikan pangkat dan untuk kenaikan gaji. Hingga Rabu (1/2/2017) sore, Mathodah Kepala Inspektur Kota Tangsel enggan menanggapi hal tersebut. Pesan singkat berupa SMS dan telepon tidak ditanggapi.
Masalah minimnya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) pada ruas jalan nasional di wilayah Provinsi Banten mendapat atensi serius.
TODAY TAGPelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dan Polres Bandara Soekarno-Hatta memperkuat aspek keamanan lingkungan bandara.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews