Connect With Us

Polres Tangsel Bantah Echi Diboking Polisi

Yudi Adiyatna | Sabtu, 23 September 2017 | 16:00

| Dibaca : 4316

Karaoke CC. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Tewasnya Echi yang bernama asli Etik akhirnya mengundang petugas Provost Polda Metro Jaya untuk memeriksa lokasi tempat Etik bekerja, yakni di CC Karaoke. Namun, menurut Kasat Reskrim Polres Kota Tangsel, AKP Alexander Yurikho, tidak ada satu pun saksi yang menyatakan tamu terakhir Etik adalah anggota Kepolisian.

“Semua pemandu karaoke di sana bilang tidak benar anggota Polri adalah tamu terakhir Etik. Itu hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan pihak internal Kepolisian,” tutur Alex kepada TangerangNews.com  hari ini. BACA JUGA : Pemandu Lagu di Karaoke CC BSD Tewas setelah diboking Anggota Polri

Alex
        Polres Tangsel saat konferensi pers terkait tewasnya pemandu karaoke cc.

Semalam , lanjut Alex, bidang profesi paminal , Denpom TNI Jakarta dan Denpom AD telah ke lokasi tempat hiburan malam yang dimiliki oleh WNA asal Korea itu.

BACA JUGA : Polres Tangsel Bantah Echi Diboking Polisi

"Mereka mengenali tamu korban sebagai orang Jakarta, dengan tipikal yang dijumpai satu kecil, pendek ,botak,gondrong,  Kebanyakan anggota Polri  mungkin penampilan nya tidak seperti yang dijelaskan oleh para saksi atau manager. Akan tetapi kami tetap mendalami," ungkapnya

Sebelumnya, didapat dari berbagai sumber, baik di CC Karaoke dan sejumlah tamu di CC Karaoke. Diketahui Echi atau Etik terakhir diboking oleh seorang anggota Kepolisian. Namun, mereka yang memberikan informasi  kepada TangerangNews.com meminta tidak diungkap. BACA JUGA : Pemandu Lagunya Tewas, CC Karaoke Tetap Beroperasi

Sementara itu pengamat hukum dari Universitas Pamulang, Suhendar mengatakan, Polres Tangsel harus profesional menyikapi dugaan kasus yang melibatkan anggota kepolisian.

"Polres harus profesional ,jangan sebaliknya justru menutupi atau justru melindungi pelaku karena semangat korsa" ungkap Suhendar.

Selain itu dirinya mengatakan, sesuai dengan kode etik kepolisian.  Seharusnya tidak diperbolehkan seorang anggota kepolisian berada di tempat hiburan malam tersebut kecuali dalan rangka menjalankan tugas.

"Kalau terbukti bahkan berkaitan dengan tewas nya pemandu lagu tersebut, bisa dikenakan pidana dan sanksi etik terkait keberadaan oknum anggota  di tempat yang terlarang bagi kepolisian, kecuali dalam rangka menjalankan tugas" tegasnya.(DBI)

 

NASIONAL
WASI Pecahkan Rekor Dunia, Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut

WASI Pecahkan Rekor Dunia, Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut

Minggu, 18 Agustus 2019 | 11:24

TANGERANGNEWS.com-Wanita Selam Indonesia (WASI) memecahkan rekor dunia dengan pengibaran bendera Merah Putih seluas 1.014 meter persegi di dasar Teluk Manado, Sulawesi Utara (Sulut), tepatnya di kawasan Megamas.

MANCANEGARA
Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Ulama kharsimatik, Fethullah Gulen menilai demokrasi di Turki telah dirusak Presiden Recep Tayyip Erdogan. Namun Fethullah Gulen percaya kondisi itu tak akan berlangsung lama.

AYO! TANGERANG CERDAS
STMIK Raharja Tangerang Resmi Jadi Universitas

STMIK Raharja Tangerang Resmi Jadi Universitas

Sabtu, 29 Juni 2019 | 13:20

TANGERANGNEWS.com-Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Raharja resmi beralih status menjadi Universitas.

BISNIS
Jadi Startup Cukur Rambut Online, DKapster Berpotensi Sukses

Jadi Startup Cukur Rambut Online, DKapster Berpotensi Sukses

Minggu, 18 Agustus 2019 | 10:00

TANGERANGNEWS.com—Industri berbasis digital terus tumbuh seiring laju industri 4.0. Beragam inovasi muncul untuk memudahkan konsumen mendapatkan layanan tertentu.

"Kita mungkin akan kecewa jika gagal, tapi kita telah gagal bila kita tidak mencoba."

Eleanor Roosevelt