Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com-Seorang kernet Bus Po Haryanto bernama Suroso, 40, tewas di Km 4200 Tol Jakarta-Serpong arah BSD setelah ditabrak mobil boks, saat sedang memperbaiki busnya yang mogok, Senin (9/10/2017) pagi tadi.
BACA JUGA : Mau Berangkat Sekolah, Yahya Tewas Kecelakaan di Depan Polsek Cisauk
Peristiwa tersebut bermula saat Bus Po Haryanto nopol B-7135-VGA yang dikemudikan Heri Purnomo, 48, mengalami kerusakan vanbelt mesin sehingga bus berhenti di bahu jalan tol . Setelah itu korban akhirnya turun dan memperbaiki kerusakan yang dialami Bus tersebut.
"Selesai perbaikan bus, korban hendak mengambil sesuatu yang ada di bagasi sebelah kanan Bus, kemudian datang dari Arah Jakarta, kendaraan boks yang tidak dikenal menyerempet korban hingga terpental," ungkap Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin.
BACA JUGA : Pelajar SMP Tewas Saat Ingin Menumpangi Truk di Tangerang
Korban yang tertabrak hingga terpental itu pun mengalami luka cukup serius dan meninggal dalam perjalanan saat hendak dilarikan ke RS Fatmawati. " Mobil boks yang menabraknya kabur, tabrak lari," ungkap Kasat Lantas.
Akibat kejadian tersebut, Kendaraan Bus Po Haryanto juga mengalami kerusakan dimana pada bagasi kanan terlepas.(RAZ/HRU)
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGBINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews