Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026
Senin, 6 Juli 2026 | 12:59
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TANGERANGNEWS.com-Seorang kernet Bus Po Haryanto bernama Suroso, 40, tewas di Km 4200 Tol Jakarta-Serpong arah BSD setelah ditabrak mobil boks, saat sedang memperbaiki busnya yang mogok, Senin (9/10/2017) pagi tadi.
BACA JUGA : Mau Berangkat Sekolah, Yahya Tewas Kecelakaan di Depan Polsek Cisauk
Peristiwa tersebut bermula saat Bus Po Haryanto nopol B-7135-VGA yang dikemudikan Heri Purnomo, 48, mengalami kerusakan vanbelt mesin sehingga bus berhenti di bahu jalan tol . Setelah itu korban akhirnya turun dan memperbaiki kerusakan yang dialami Bus tersebut.
"Selesai perbaikan bus, korban hendak mengambil sesuatu yang ada di bagasi sebelah kanan Bus, kemudian datang dari Arah Jakarta, kendaraan boks yang tidak dikenal menyerempet korban hingga terpental," ungkap Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin.
BACA JUGA : Pelajar SMP Tewas Saat Ingin Menumpangi Truk di Tangerang
Korban yang tertabrak hingga terpental itu pun mengalami luka cukup serius dan meninggal dalam perjalanan saat hendak dilarikan ke RS Fatmawati. " Mobil boks yang menabraknya kabur, tabrak lari," ungkap Kasat Lantas.
Akibat kejadian tersebut, Kendaraan Bus Po Haryanto juga mengalami kerusakan dimana pada bagasi kanan terlepas.(RAZ/HRU)
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TODAY TAGBulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews