Connect With Us

Pamulang & Ciputat Jadi Tempat Terbesar Peredaran Ganja di Tangsel

Yudi Adiyatna | Kamis, 12 Oktober 2017 | 18:00

| Dibaca : 1765

Sosialisasi Penanggulangan Narkoba, PMS dan HIV Aids Bagi Kalangan Muda Tangsel, Kamis (12/10/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang Selatan Heri Istu mengungkapkan, peredaran Narkoba golongan 1 berjenis Ganja yang terbesar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berada di daerah Kecamatan Pamulang dan Ciputat.

Hal terserbut dikatakannya saat menggelar acara sosialisasi penanggulangan Narkoba, PMS dan HIV Aids bagi generasi muda Tangerang Selatan  di RM Telaga Seafood, Serpong, Kamis (12/10/2017).

"Paling rawan itu di kecamatan Pamulang, Ciputat, dan Pondok Aren. Pamulang dan Ciputat Ganja sama Sabu, Pondok Aren banyak Sabu," jelas Heri.

BACA JUGA : Sosialisasikan Narkoba Jenis Baru, BNN Bentuk Penyuluh

Menurut Heri, hal itu diketahui karena beberapa tahun belakangan ini kasus-kasus peredaran barang haram tersebut paling banyak ditemukan di daerah Pamulang dan Ciputat.

Namun dikatakannya, saat ini telah terjadi perubahan pilihan jenis narkoba oleh para pengguna di Tangsel.  Di mana saat ini pengguna lebih beralih menggunakan obat-obatan keras dibandingkan dengan Ganja.

"Kalau sekarang larinya ke obat-obat keras. Padahal nyatanya banyak orang (jadi) gila. Awalnya bergeser dari sabu jadi ganja, sekarang bergeser lagi ke obat-obatan daftar G seperti tramadol, maupun PCC," jelasnya.

BACA JUGA : Polres Tangsel Musnahkan Puluhan Kilogram Narkoba

Akan tetapi hingga saat ini untuk wilayah Tangsel, Heri belum menemukan secara langsung obat-obatan jenis PCC yang beredar bebas di masyarakat khususnya di kalangan anak-anak di bawah umur.

"Kalau Tangsel (datanya) kita belum tutup, sampai saat ini paling banyak Sabu dan Ganja. Kalau obat-obatan terakhir kita razia belum mendapatkan PCC di wilayah Tangsel," papar Heri.

Menganai jumlah pasti seberapa besar peredaran narkoba diwilayah Tangsel, Heri belum dapat mengungkapkan secara medetail lantaran data belum terkumpul secara keseluruhan.

"Nanti akan saya update per Desember 2017 datanya, akan saya infokan lebih lanjut," ujar Heri.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Gara-gara Saling Pandang, Pemuda di Ciputat Dibacok

Gara-gara Saling Pandang, Pemuda di Ciputat Dibacok

Selasa, 19 Juni 2018 | 15:02

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda bernama Randi Saptianto, 23, dikeroyok oleh tiga orang lelaki bersenjata clurit di Gang Sukma III, Jalan Aria

NASIONAL
2 Pendaki Wanita Indonesia yang mendaki Gunung Tertinggi Dunia Kembali ke Tanah Air

2 Pendaki Wanita Indonesia yang mendaki Gunung Tertinggi Dunia Kembali ke Tanah Air

Kamis, 31 Mei 2018 | 09:00

TANGERANGNEWS.com-Akhirnya, dua pendaki dari Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition MahitalaUnpar (WISSEMU) kembali ke Tanah Air.

MANCANEGARA
Ajaib, Kakek di India Makan Pasir Selama 40 Tahun

Ajaib, Kakek di India Makan Pasir Selama 40 Tahun

Jumat, 23 Maret 2018 | 09:00

TANGERANGNEWS.com-Demi alasan kebugaran, seseorang akan mengonsumsi makanan empat sehat lima sempurna. Yang jelas harus ada kandungan karbohidrat, protein dan serat. Namun, apa yang dilakukan oleh seorang kakek di India sangatlah beda.

"Sekali anda mengerjakan sesuatu jangan takut gagal dan jangan tinggalkan itu. orang orang yang bekerja dengan ketulusan hati adalah mereka yang paling bahagia. "

Chanakya