KPAI Sebut 19 Anak Alami Kekerasan Aparat saat Demo DPR RI
Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:10
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada 19 anak yang mengalami kekerasan fisik dari oknum aparat saat aksi demo DPR RI.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pengendara gojek yang membawa sepeda motor jenis Honda Beat berwarna putih dengan nopol B-6106-WXI mengalami kecelakaan tragis. Korban menabrak sebuah mobil yang sedang terhenti di tepi Jalan Raya BSD Boulevard, BSD City Tangerang (dekat Aeon Mall), Senin (11/12/2017) siang tadi.
Dari informasi yang dihimpun TangerangNews.com, korban yang belum diketahui identitasnya tersebut mengantuk saat mengendarai sepeda motornya tersebut dan langsung menabrak kendaraan Honda Mobilio yang terhenti di jalan raya tersebut.
BACA JUGA :
Akibat kerasnya hantaman dari belakang, korban yang masih mengenakan jaket driver gojek tersebut mengalami luka-luka cukup serius hingga mengeluarkan banyak darah.
Selain itu juga terdapat kerusakan cukup parah dibagian depan motor korban. Sementara mobil mengalami kerusakan berupa kaca pecah dan penyoknya body bagian belakang.
"Korban diketahui selamat, namun tidak ada laporan ke kepolisian," terang Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin.
Lalu pun menghimbau bagi para pengendara sepeda motor ataupun kendaraan lainnya untuk tidak berkendara dalam keadaan mengantuk, karena selain dapat membahayakan dirinya, juga bisa mengakibatkan kecelakaan bagi para pengguna jalan lainnya. "Jangan berkendara bila mengantuk, segera istirahat dan menepi," terangnya.(RAZ/HRU)
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada 19 anak yang mengalami kekerasan fisik dari oknum aparat saat aksi demo DPR RI.
Teknologi Digital Subtraction Angiography (DSA) adalah pemeriksaan yang menampilkan gambaran pembuluh darah otak secara detail dengan menghilangkan bayangan tulang dan jaringan sekitarnya.
Antusiasme masyarakat terhadap kawasan komersial di Paramount Petals terus meningkat. Setelah kesuksesan Calico Square yang sudah sold out dan beroperasi penuh, kini giliran ruko komersial kedua Calico Grande juga ludes terjual (sold out)