Connect With Us

Cekcok Rumah Tangga, Suami Gantung Diri di Serpong

Yudi Adiyatna | Rabu, 21 Februari 2018 | 13:00

Petugas Kepolisian dan beberapa Rekan korban saat mengafani Jenazah Edi Supriadi, 23 tahun yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya di Gg.Salem 2 RT 01/01 Kelurahan Serpong Tangsel. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria bernama Edi Supriadi, berusia 23 tahun nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri (di rumahnya di Gang Salem 2, RT01/01 Kelurahan Serpong, Kota Tangsel.

Peristiwa yang menghebohkan warga belakang Pasar Serpong tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu (21/2/2018) pagi tadi.

Pantauan TangerangNews.com di lokasi, terlihat Lurah Serpong Abdul Hani, warga serta rekan korban berdatangan ke rumah korban yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir di sebuah minimarket di Serpong ini.

BACA JUGA:

Berdasarkan informasi yang didapat TangerangNews.con dari warga sekitar, korban diketahui sebelumnya sempat mengalami masalah rumah tangga dengan istrinya. Sang Istri yang telah memberinya dua buah hati tersebut sempat tidak pulang ke rumah hingga korban pun menyusulnya pada malam sebelum kejadian.

"Semalam dia jemput Istrinya pulang karena sudah dua hari tidak di rumah," ujar warga.

Sang istri sebangun tidur pagi tadi sekitar pukul 08.00 pun tersentak kaget, saat dirinya menemukan sang suami tergantung di kamar mandi dengan posisi leher terjerat kain dan kondisi badan yang sudah kaku.

 

"Istri korban dengan spontan langsung menurunkan korban dan membuka kain yang menjeratnya," terang Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho.

Dari hasil pemeriksaan anggota kepolisian, polisi tidak menemukan ada tanda - tanda bekas kekerasan dalam tubuh korban. 

"Keluarga korban membuat surat pernyataan keberatan untuk dilakukan otopsi pada korban dan keluarga menerima musibah tersebut," terang Alexander.(RAZ/RGI)

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill