Connect With Us

Diduga Tenggak Miras Oplosan, 2 Satpam Tewas di Ciputat

Yudi Adiyatna | Rabu, 11 April 2018 | 12:00

| Dibaca : 5827

Jenazah Ade F korban yang tewas diduga menenggak miras oplosan saat akan dimakamkan, Rabu (11/4/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)


TANGERANGNEWS.com-Dua petugas sekuriti perumahan Permata Bintaro Residence, Kampung Sawah, Ciputat, Tangsel, Ade Firmansyah, 34, dan Rohman, 40, tewas setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Kedua security itu sebelumnya diketahui sempat menenggak minuman keras di pos security tempat mereka berjaga.

Ade dan Rohman diketahui sebelumnya bersama beberapa temannya sempat menenggak miras di pos jaga pada Sabtu (7/4/2018) lalu, kemudian Keesokan harinya, Minggu (8/4/2018) malam, keduanya berlanjut meminum beberapa jenis miras di tempat yang sama.

Menurut keterangan dari rekan almarhum, miras yang dibeli keduanya berjenis Mansion dan Vodka yang dibeli dari sebuah warung kelontong. Korban kemudian meminum miras racikan yang dijual murah di warung kelontong tersebut.


"Malam Minggu pada minum bareng di pos, memang sering di situ, kan namanya juga begadang kalau jaga malam jadi biasa pada kumpul sambil minum. Terus besokan malamnya pada lanjut lagi. Habis itu baru pada ngerasa mual, muntah-muntah," tutur Dedi, rekan korban di rumah duka, Jalan Elang 2, RT04 RW01, Sawah Lama, Ciputat.

Dirinya mengungkapkan, miras yang dibeli seharga 15 ribu seplastik itu pun kemudian diracik dengan bahan lainnya yang kemudian menimbulkan efek panas saat diminum.

"Pada minum mansion dan vodka, terus sama ada juga minuman racikan, murah harganya Rp15 ribu seplastik. Ada yang bilang racikannya pakai tinner, spirtus, makanya langsung panas kalau minum," imbuhnya.

Rohman kemudian mengalami mual dan muntah-muntah pada Senin (9/4/2018) pagi. Karena tak kunjung membaik, Rohman dilarikan ke Rumah Sakit Sari Asih, Ciputat, untuk mendapat perawatan. Namun akhirnya, dia dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (10/4/2018) siang.

"Kalau Rohman meninggalnya Selasa kemarin, dia sempat dirawat di Sari Asih. Keluhannya sama, pada mual dan muntah-muntah, perutnya panas," jelas Dedi.

Sedangkan korban, Ade Firmansyah, sempat dilarikan ke Puskesmas pada Selasa siang. Dia juga mengalami muntah dan rasa panas dibagian perut. Setelah dibawa pulang ke rumah, pada malam hari pihak keluarga membawanya kembali ke RSUD Tangsel, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 00.00 WIB.

"Selasa siang sempat dibawa ke Puskesmas, habis itu dibawa pulang lagi karena dia (Ade) enggak mau dirawat. Akhirnya meninggal tadi malam," ungkap Dedeh Halimah, adik ipar Almarhum Ade.(RAZ/HRU)

HIBURAN
Juarai Pucuk Cool Jam 2018, Band Asal Tangsel Rilis Single & Video Klip Perdana

Juarai Pucuk Cool Jam 2018, Band Asal Tangsel Rilis Single & Video Klip Perdana

Kamis, 5 Juli 2018 | 21:00

TANGERANGNEWS.com-Band D'synthetic, band asal SMA 4 Tangsel, juara pertama Pucuk Cool Jam 2018 turut meramaikan industri musik Indonesia. Band dengan lima personel itu merilis single dan video klip perdana mereka, Kamis (5/7/2018).

KAB. TANGERANG
702 Bacaleg Terdaftar di KPU Tangerang

702 Bacaleg Terdaftar di KPU Tangerang

Rabu, 18 Juli 2018 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-702 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPRD Kabupaten Tangerang terdaftar di KPU Kabupaten Tangerang, Rabu (18/7/2018).

WISATA
Wisata Bareng Anak ke Bandung? Mending Pakai Kereta

Wisata Bareng Anak ke Bandung? Mending Pakai Kereta

Jumat, 29 Juni 2018 | 08:00

TANGERANGNEWS.com-Selalu ada sejuta alasan untuk kembali ke kota Bandung, apalagi bagi warga di Jakarta. Selain karena jaraknya yang dekat, ada banyak hal yang bisa dilakukan di kota dingin yang suhunya jauh berada di bawah kota Metropolitan Jakarta.

"Sekali anda mengerjakan sesuatu jangan takut gagal dan jangan tinggalkan itu. orang orang yang bekerja dengan ketulusan hati adalah mereka yang paling bahagia. "

Chanakya