Connect With Us

Cegah "Serangan Fajar", Bawaslu Tangsel Bentuk Tim Patroli Anti Politik Uang

Rachman Deniansyah | Senin, 15 April 2019 | 19:11

Kantor Bawaslu Kota Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Politik uang menjadi momok dalam perhelatan demokrasi prosedural (Pemilu) di Indonesia. Berbagai upaya pun dilakukan penyelenggara untuk mencegah serta menindak pelakunya, salah satunya yang dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangsel dengan membentuk Tim Patroli Anti Politik Uang.

Salah satu bentuk politik uang yang rentan terjadi "serangan fajar". Pameo politik uang tersebut biasanya terjadi di detik-detik akhir menjelang hari pencoblosan suara.

Baca Juga :

Praktik politik uang ini dilakukan oknum Peserta Pemilu sebagai bentuk "membeli" suara  pemilih yang belum menentukan pilihannya secara pasti (Swing Voters). 

Kepada TangerangNews, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangsel, Muhamad Acep mengaku telah mengantisipasi hal tersebut.

"Kita akan melakukan patroli anti politik uang," ungkap Acep saat dihubungi, Senin (15/4/2019).

Acep mengatakan, pihaknya akan membentuk tim yang bertugas secara khusus melakukan pengawasan praktik politik uang di detik-detik akhir jelang pencoblosan suara. 

"Akan dibentuk tim, dan akan dirapatkan malam ini (15/4/2019)," imbuhnya. 

Dengan adanya tim tersebut, Acep merasa yakin, dapat meminimalisir terjadinya "serangan fajar" tersebut.

"Kami berharap tidak terjadi kecurangan dalam Pemilu, khususnya praktek politik uang ( _money politic_ )," tukasnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill