Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Puluhan remaja yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan di Jalan Setiabudi, Jakarta Selatan berhasil diamankan oleh pihak kepolisian di Stadion Mini Ciputat, Jalan Pendidikan, Ciputat, Tangsel, Sabtu (18/5/2019).
Mereka diduga telah mengeroyok korban bernama Danu Tirta, 15, di Jalan Setiabudi, Jakarta Selatan tersebut pada Sabtu (18/5/2019) dini hari.

Danu yang saat itu sedang menggelar Sahur On The Road (SOTR), bersama adiknya tertinggal dari rombongan. Tak lama kemudian, mereka diserang oleh sekelompok pemuda dengan bendera hitam. Seketika Danu dihajar menggunakan senjata tajam hingga tewas.
Baca Juga :
Usai peristiwa tersebut, para pelaku pun melarikan diri dan bersembunyi. Namun kemudian mereka diketahui berada di wilayah Tangsel.
Dikonfirmasi TangerangNews, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho membenarkan, bahwa puluhan remaja tersebut diamankan karena terlibat pengroyokan di Setiabudi, Jakarta Selatan kemudian bersembunyi di Tangerang Selatan.
"Polsek Ciputat dibantu Sat Reskrim Polres Tangsel bersama SubDit Polda Metro Jaya, mengamankan puluhan remaja atau pemuda yang diduga terlibat pengroyokan di Setiabudi, Jakarta Selatan," ungkap Alex.
Setelah berhasil diamankan, lanjutnya, puluhan remaja tersebut dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Puluhan remaja itu semuanya dibawa ke Polda Metro Jaya untuk ditelusuri perannya dalam tindak pidana yang dilakukannya," tukasnya.(RMI/HRU)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews