Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan remaja yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan di Jalan Setiabudi, Jakarta Selatan berhasil diamankan oleh pihak kepolisian di Stadion Mini Ciputat, Jalan Pendidikan, Ciputat, Tangsel, Sabtu (18/5/2019).
Mereka diduga telah mengeroyok korban bernama Danu Tirta, 15, di Jalan Setiabudi, Jakarta Selatan tersebut pada Sabtu (18/5/2019) dini hari.

Danu yang saat itu sedang menggelar Sahur On The Road (SOTR), bersama adiknya tertinggal dari rombongan. Tak lama kemudian, mereka diserang oleh sekelompok pemuda dengan bendera hitam. Seketika Danu dihajar menggunakan senjata tajam hingga tewas.
Baca Juga :
Usai peristiwa tersebut, para pelaku pun melarikan diri dan bersembunyi. Namun kemudian mereka diketahui berada di wilayah Tangsel.
Dikonfirmasi TangerangNews, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho membenarkan, bahwa puluhan remaja tersebut diamankan karena terlibat pengroyokan di Setiabudi, Jakarta Selatan kemudian bersembunyi di Tangerang Selatan.
"Polsek Ciputat dibantu Sat Reskrim Polres Tangsel bersama SubDit Polda Metro Jaya, mengamankan puluhan remaja atau pemuda yang diduga terlibat pengroyokan di Setiabudi, Jakarta Selatan," ungkap Alex.
Setelah berhasil diamankan, lanjutnya, puluhan remaja tersebut dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Puluhan remaja itu semuanya dibawa ke Polda Metro Jaya untuk ditelusuri perannya dalam tindak pidana yang dilakukannya," tukasnya.(RMI/HRU)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.
Menonton serial bertema kriminal memang selalu memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta hiburan. Mulai dari kasus pembunuhan misterius, aksi mafia internasional, hingga permainan psikologi antara polisi dan penjahat
Sejumlah guru yang berasal dari Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Tangerang menyampaikan aspirasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, perihal kesejahteraan serta ketidakjelasan status kerja guru madrasah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews