Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Tangsel Ancam Denda Rp50 Juta Bagi Pembakar Sampah
Rabu, 6 Mei 2026 | 09:07
Kualitas udara di Tangerang Selatan (Tangsel) dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian setelah kondisi langit yang terlihat berkabut.
TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengunjungi Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Selatan yang terletak di Jalan Cindekia, Ciater, Serpong, Tangsel, Rabu (19/6/2019) sore.
Benyamin yang didampingi Ketua PMI Tangsel, Suhara Manullang, menjelaskan bahwa kunjungannya tersebut merupakan untuk memastikan keamanan jumlah stok darah di PMI Tangsel.
"Saya ingin memastikan bahwa di Tangsel stok darah cukup untuk permintaan dari berbagai pihak. Alhamdulillah dari pemantauan yang saya lakukan, sampai hari ini stok darah di PMI Tangsel itu aman," ujarnya.


Dari pemantauannya, stok darah untuk golongan A, AB, O terbilang banyak, namun untuk golongan darah B memiliki jumlah yang lebih sedikit.
Dijelaskan Benyamin, hal tersebut terjadi karena memang memiliki jumlah pendonor yang lebih sedikit.
Baca Juga :
"Terbanyak golongan darah A, AB dan O. Darah B jarang sekali (stoknya) karena pendonornya juga jarang," bebernya.
Oleh karenanya, Benyamin mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan donor darah di PMI Tangsel. Kata dia, untuk membantu orang yang membutuhkan.


"Saya meminta kepada masyarakat atau siapapun bisa mendonorkan darahnya di Tangsel ini. Fasilitasnya juga sudah sangat baik dan mencukupi," ajak Benyamin.
Benyamin menyebut, stok darah yang ada di PMI Tangsel ini akan didistribusikan kepada pihak yang membutuhkan. Wilayah Tangsel, ataupun luar Tangsel.
"Ya selama ini kita banyak permintaan bukan saja dari Tangsel, dari berbagai daerah di sekitar Tangsel termasuk dari DKI Jakarta, dari Depok, dan Bogor juga. Karena ini sifatnya lintas daerah. Jadi selama stoknya tersedia harus dilayani," tutupnya.(RMI/HRU)
Kualitas udara di Tangerang Selatan (Tangsel) dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian setelah kondisi langit yang terlihat berkabut.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews