Connect With Us

Pengikat Besi Putus, Besi Berserakan di Jalan Serpong

Yudi Adiyatna | Jumat, 12 Juli 2019 | 21:23

Sebuah truk yang mengangkut muatan besi mengalami putus tali pengikat besi sehingga menyebabkan kemacetan di depan logo BSD City, Jumat (12/7/2019). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kemacetan terjadi di ruas Jalan Raya Pahlawan Seribu, Serpong. Pemicunya, besi yang diangkut sebuah truk berserakan ke badan jaman di depan logo BSD City, Jumat (12/7/2019) sekitar pukul 17.30 WIB.

Peristiwa itu disebabkan putusnya tali pengikat besi yang diangkut truk terbuka dengan nopol B 9039 NRU itu.

BACA JUGA:

Puluhan batang besi dengan panjang sekitar 12 meter itu berserakan di badan jalan, sehingga memicu kemacetan arus lalu lintas yang mengarah ke Bogor. Kemcetan pun mengular dari Alam Sutera hingga Serpong.

"Tali pengikat besinya putus sehingga jatuh di tengah jalan ," terang Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin.

Petugas yang tiba di lokasi dibantu warga berusaha mengurai kemacetan tersebut dengan segera menyingkirkan besi dari badan jalan. Perlahan-lahan, kendaraan yang terhenti pun kembali berjalan meski merayap.

Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu, penanganan dilakukan oleh Unit lalu lintas Polsek Serpong.(MRI/RGI)

HIBURAN
Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Senin, 8 Juni 2026 | 05:11

Festival Cisadane 2026 kembali masuk dalam agenda budaya tahunan Kota Tangerang dan akan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill