Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Kemacetan terjadi di ruas Jalan Raya Pahlawan Seribu, Serpong. Pemicunya, besi yang diangkut sebuah truk berserakan ke badan jaman di depan logo BSD City, Jumat (12/7/2019) sekitar pukul 17.30 WIB.
Peristiwa itu disebabkan putusnya tali pengikat besi yang diangkut truk terbuka dengan nopol B 9039 NRU itu.
BACA JUGA:
Puluhan batang besi dengan panjang sekitar 12 meter itu berserakan di badan jalan, sehingga memicu kemacetan arus lalu lintas yang mengarah ke Bogor. Kemcetan pun mengular dari Alam Sutera hingga Serpong.

"Tali pengikat besinya putus sehingga jatuh di tengah jalan ," terang Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin.
Petugas yang tiba di lokasi dibantu warga berusaha mengurai kemacetan tersebut dengan segera menyingkirkan besi dari badan jalan. Perlahan-lahan, kendaraan yang terhenti pun kembali berjalan meski merayap.
Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu, penanganan dilakukan oleh Unit lalu lintas Polsek Serpong.(MRI/RGI)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGTerkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
Gerak cepat Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap pria berinisial FP, 38, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang caddy golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews