Pemkot Tangerang Minta Warga Tak Beri Uang ke Pengemis di Jalan
Jumat, 10 Juli 2026 | 14:11
Pemerintah Kota Tangerang meminta masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada pengemis agar aktivitas mengemis di jalan tidak menjamur.
TANGERANGNEWS.com-Kemacetan terjadi di ruas Jalan Raya Pahlawan Seribu, Serpong. Pemicunya, besi yang diangkut sebuah truk berserakan ke badan jaman di depan logo BSD City, Jumat (12/7/2019) sekitar pukul 17.30 WIB.
Peristiwa itu disebabkan putusnya tali pengikat besi yang diangkut truk terbuka dengan nopol B 9039 NRU itu.
BACA JUGA:
Puluhan batang besi dengan panjang sekitar 12 meter itu berserakan di badan jalan, sehingga memicu kemacetan arus lalu lintas yang mengarah ke Bogor. Kemcetan pun mengular dari Alam Sutera hingga Serpong.

"Tali pengikat besinya putus sehingga jatuh di tengah jalan ," terang Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin.
Petugas yang tiba di lokasi dibantu warga berusaha mengurai kemacetan tersebut dengan segera menyingkirkan besi dari badan jalan. Perlahan-lahan, kendaraan yang terhenti pun kembali berjalan meski merayap.
Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu, penanganan dilakukan oleh Unit lalu lintas Polsek Serpong.(MRI/RGI)
Pemerintah Kota Tangerang meminta masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada pengemis agar aktivitas mengemis di jalan tidak menjamur.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews