Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Kemacetan terjadi di ruas Jalan Raya Pahlawan Seribu, Serpong. Pemicunya, besi yang diangkut sebuah truk berserakan ke badan jaman di depan logo BSD City, Jumat (12/7/2019) sekitar pukul 17.30 WIB.
Peristiwa itu disebabkan putusnya tali pengikat besi yang diangkut truk terbuka dengan nopol B 9039 NRU itu.
BACA JUGA:
Puluhan batang besi dengan panjang sekitar 12 meter itu berserakan di badan jalan, sehingga memicu kemacetan arus lalu lintas yang mengarah ke Bogor. Kemcetan pun mengular dari Alam Sutera hingga Serpong.

"Tali pengikat besinya putus sehingga jatuh di tengah jalan ," terang Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin.
Petugas yang tiba di lokasi dibantu warga berusaha mengurai kemacetan tersebut dengan segera menyingkirkan besi dari badan jalan. Perlahan-lahan, kendaraan yang terhenti pun kembali berjalan meski merayap.
Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu, penanganan dilakukan oleh Unit lalu lintas Polsek Serpong.(MRI/RGI)
TODAY TAGPeringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews