Sambut Kelulusan Sekolah, Tangcity Mall Gelar Hobbyland Olympics 2026 untuk Pelajar dan Komunitas
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:31
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
TANGERANGNEWS.com - Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Indonesia telah menarik perhatian dunia. Pasalnya, angka kemiskinan di Indonesia turun hingga 9,41 persen.
Agus menyampaikan hal itu saat mengisi kuliah umum di pelepasan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarih Hidayatullah Jakarta di Auditorium UIN Jakarta, Jalan Ir. H. Junda, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (22/7/2019).
"Persentase penduduk miskin Indonesia sebesar 9,41 persen pada Maret 2019. Menurun 0,25 persen terhadap September 2018 yang sebesar 9,66 persen," kata Agus.
BACA JUGA:
Berdasarkan daerah tempat tinggal, Agus menjelaskan jumlah penduduk miskin di perkotaan menurun sebesar 136,5 ribu orang, dan di pedesaan menurun sebesar 393,4 ribu orang.

Kata Agus, penurunan angka kemiskinan itu juga disertai dengan penurunan rasio gini (angka ketimpangan) secara konsisten.
"Gini rasio per Maret 2019 berada pada posisi 0,382 poin atau turun 0,002 poin dibanding September 2018," tuturnya.
Agus mengatakan, kemiskinan dan ketimpangan di pedesaan menegaskan pentingnya kebijakan pembangunan yang inklusif untuk meniadakan hambatan-hambatan yang selama ini dihadapi untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.
Kunci pembangunan inklusif, kata dia, terletak pada peran aktif pemerintah untuk menyelenggarakan program pembangunan berorientasi pada kesejahteraan.
"Khususnya mengatasi kemiskinan dan ketimpangan sosial dan partisipasi aktif masyarakat sebagai subyek pembangunan sekaligus mitra pemerintah dalam menjalankan program-program tersebut," pungkasnya.(MRI/RGI)
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews