Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan
Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
TANGERANGNEWS.com - Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Lalu Hedwin mengatakan jumlah korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Tangsel didominasi anak-anak.
Lalu mengatakan hal itu saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Sekolah Tunas Indonesia, Jalan Jombang Raya, Parigi, Pondok Aren, Tangsel, Selasa (23/7/2019).
"Angka kecelakaan lalu lintas (korbannya) anak-anak, (dan) pelajar masih tertinggi di Tangsel. Paling banyak usia produktif ya, dari usia 10-17 tahun," kata Lalu.
Lalu mengatakan, pemicu tingginya angka tersebut karena tak sedikit pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah.
BACA JUGA:
"Akhirnya (mereka) menggunakan motor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) karena memang umurnya belum cukup. Padahal ini kan pasti membahayakan untuk anak itu sendiri dan pengguna jalan yang lain. Anak-anak ini secara psikologis belum mampu untuk mengendarai kendaraan bermotor," tambahnya.
Lalu menambahkan, selain tidak mempunyai SIM, anak di bawah umur itu juga kerap sering melanggar peraturan lalu lintas.
Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, Lalu mengimbau pelajar di Tangsel tidak menggendarai kendaraan bermotor, sebab selain belum cukup umur, mereka juga tidak memiliki SIM.
"Sudah kita imbau kepada pihak sekolah untuk sama-sama menjelaskan kepada orang tua, kepada anak (juga) untuk tidak menggunakan sepeda motor, karena memang belum punya izin mengendarai kendaraan tersebut," pungkasnya.(MRI/RGI)
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
TODAY TAGPihak Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang memberikan klarifikasi terkait kasus dugaan kekerasan seksual terjadi di tempat tersebut.
Harga BBM subsidi jenis Pertalite diperkirakan berpotensi naik menjadi Rp11.500 per liter. Proyeksi itu muncul di tengah tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)
Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap upaya penyelundupan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver di Pelabuhan Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews