Connect With Us

Anak-anak Dominasi Korban Laka Lantas di Tangsel

Rachman Deniansyah | Selasa, 23 Juli 2019 | 19:15

Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Lalu Hedwin (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com - Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Lalu Hedwin mengatakan jumlah korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Tangsel didominasi anak-anak. 

Lalu mengatakan hal itu saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Sekolah Tunas Indonesia, Jalan Jombang Raya, Parigi, Pondok Aren, Tangsel, Selasa (23/7/2019).

"Angka kecelakaan lalu lintas (korbannya) anak-anak, (dan) pelajar masih tertinggi di Tangsel. Paling banyak usia produktif ya, dari usia 10-17 tahun," kata Lalu. 

Lalu mengatakan, pemicu tingginya angka tersebut karena tak sedikit pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah.

BACA JUGA:

"Akhirnya (mereka) menggunakan motor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) karena memang umurnya belum cukup. Padahal ini kan pasti membahayakan untuk anak itu sendiri dan pengguna jalan yang lain. Anak-anak ini secara psikologis belum mampu untuk mengendarai kendaraan bermotor," tambahnya. 

Lalu menambahkan, selain tidak mempunyai SIM, anak di bawah umur itu juga kerap sering melanggar peraturan lalu lintas.

Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, Lalu mengimbau pelajar di Tangsel tidak menggendarai kendaraan bermotor, sebab selain belum cukup umur, mereka juga tidak memiliki SIM.

"Sudah kita imbau kepada pihak sekolah untuk sama-sama menjelaskan kepada orang tua, kepada anak (juga) untuk tidak menggunakan sepeda motor, karena memang belum punya izin mengendarai kendaraan tersebut," pungkasnya.(MRI/RGI)

HIBURAN
Catat Tanggalnya, Ini Deretan Long Weekend 2026 yang Bisa Dimanfaatkan untuk Liburan

Catat Tanggalnya, Ini Deretan Long Weekend 2026 yang Bisa Dimanfaatkan untuk Liburan

Senin, 5 Januari 2026 | 11:28

Merencanakan liburan sejak awal tahun menjadi strategi yang banyak dipilih masyarakat agar waktu istirahat bisa dimaksimalkan tanpa harus mengambil cuti terlalu banyak.

OPINI
Ribuan Botol Miras Dimusnahkan, Akar Masalah Dibiarkan

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan, Akar Masalah Dibiarkan

Senin, 5 Januari 2026 | 19:48

Namun, pertanyaan mendasarnya adalah: apakah memusnahkan ribuan botol miras cukup untuk menyelesaikan persoalan? Ataukah langkah ini justru berisiko menjadi rutinitas seremonial tahunan tanpa menyentuh akar masalah?

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill