Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan (Tangsel) terus berupaya menangani krisis air bersih yang terjadi akibat adanya musim kemarau berkepanjangan.
Saat ini, terdapat dua wilayah di Kecamatan Setu yang mengalami krisis air bersih, yaitu Kampung Koceak, Keranggan dan Perumahan Pesona Serpong, Kademangan.
Untuk mengtasi hal itu, BPBD sudah mempunyai solusinya, yaitu dengan membangun sumur bor di kedua wilayah tersebut.
Sumur bor ini dinilai mampu mengatasi masalah yang ditimbulkan dari musim kemarau. Hal itu sudah terbukti dengan dibangunnya sumur bor di Perumahan Prima Serpong, Pakulonan, Serpong Utara.
"Berdasarkan hasil investigasi saya, tahun kemarin ini ada tiga titik kekeringan, sekarang tinggal dua titik. Satu lagi di Perumahan Prima Serpong. Sekarang dia sudah aman karena sudah ada mitigasi struktural berupa pembangunan sumur bor," jelas Hasyim, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Tangsel, Selasa (27/8/2019).
Baca Juga :
Ia menambahkan juga akan membangun sumur bor di wilayah Koceak. Namun untuk sementara ini, pihaknya baru memberikan bantuan melalui suplai air bersih ke dua wilayah tersebut.
"Nah itu (suplai air bersih) kan sifatnya situasional. Nanti ada program permanen dengan dinas terkait, ada intervensi pembangunan mitigasi strukturalnya lewat pembuatan sumur bor juga," terang Hasyim.
Hasyim menerangkan, dari contoh yang sudah ada di Prima Serpong, sumur bor ini bisa menyuplai air bersih sekitar 225 Kartu Keluarga (KK).
"Untuk satu sumur bor nanti ada komunitas masyarakat yang membuat distribusi. Tergantung nanti dia (warga) menyiapkan tangkinya," imbuh Hasyim.
Hasyim berharap, jika nanti sumur bor terealisasi, tak ada lagi masalah kekeringan dan kekurangan air bersih yang dirasakan masyarakat Tangsel.
"Mudah mudahan ini (kekeringan) terakhir, itu kalau 2020 sudah ada pembangunan sumur bor di spot-spot kekeringan," harapnya.(RAZ/HRU)
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TODAY TAGProses pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP masih berlangsung hingga 28 Februari 2026.
Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengingatkan agar pelaku jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan di Kota Tangerang agar tidak hanya mengejar margin keuntungan semata, namun juga memberi manfaat bagi masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews