Connect With Us

Siti Aas Asyiah, Ibu Wali Kota Tangsel Pimpin Dewan Kerajinan Nasional Daerah

Rachman Deniansyah | Jumat, 6 September 2019 | 17:51

Siti Aas Asyiah, Ibunda dari Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tangsel. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGEERANGNEWS.com-Siti Aas Asyiah, Ibunda dari Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tangsel.

Pelantikan yang dilaksanakan di Aula lantai 4, Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangsel, Jumat (6/9/2019) itu, langsung dipimpin oleh Ketua Harian Dekranasda Provinsi Banten Babar Suharso. 

Babar mengatakan, kebaradaan Dekranasda Tangsel ini untuk menggali melestarikan dan mengembangkan warisan budaya bangsa, serta menanamkan kesadaran masyarakat pentingnya kesenian kerajinan pada kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:

"Kita ingin mendorong semangat kewirausahaan, serta program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pengrajin dalam meningkatkan daya saing dan peluasan pangsa pasar," ungkapnya. 

Sementara Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany yang turut menyaksikan pelantikan ibundanya itu berharap, dengan sisa jabatan dirinya saat ini, pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Tangsel dapat meningkat kelasnya. 

Untuk itu, kata Airin, harus dilakukan komunikasi dan kolaborasi dengan baik antar sesama sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan pendapatan bagi para pengrajin di Kota Tangsel. 

"Harapan saya dengan komunikasi yang baik, apa yang selama ini belum baik bisa ditingkatkan lebih baik lagi," harapnya. 

"Dengan kolaborasi ini, kita ingin memberikan bimbingan agar mereka bisa naik kelas, dari pelaku kecil bisa menjadi pelaku menengah dan besar, sehingga bisa membawa produk tersebut berkembang," imbuhnya. 

Siti Aas Asyiah, Ketua Dekranasda Kota Tangsel terpilih meminta agar para pengurus dapat bersama-sama menyusun formula yang cepat untuk membangun produk. 

"Dekranasda harus menjadi tempat strategis sesuai tujuan untuk menggali, membina dan meningkatkan produk kreatif," ucap Aas.

Ia berharap di bawah kepemimpinannya, Dekranasda Tangsel dapat menjadi lebih baik lagi. 

"Saya berharap Dekranasda Tangsel dapat membangun dan mengembangkan potensi dan menciptakan sumber daya berkualitas baik di dalam maupun luar negeri," ujarnya. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel Maya Mardiana yang juga terpilih sebagai Ketua Harian Dekranasda Tangsel mengatakan, keanekaragaman adat istiadat, seni, budaya merupakan sumber tumbuh berkembangnya kerajinan. 

"Maksud dan tujuan pengukuhan Dekranasda ini untuk menggali, melestarikan dan mengembangkan warisan budaya Kota Tangsel serta membina hasil penemuan dan teknologi baru," pungkasnya.(MRI/RGI)

TEKNO
Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Selasa, 7 Juli 2026 | 11:09

PT Coway International Indonesia resmi memperkenalkan Slim Stand, produk pemurni air standing terbaru, dalam debutnya di ajang IndoBuildTech (IBT) 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill