KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Jajaran Polsek Pagedangan Polres Tangsel berduka. Pasalnya, Bripka Suranto, personel Polsek tersebut gugur saat bertugas.
Peristiwa itu menimpa Suranto saat ia tengah melakukan olah tempat kejadian perkara di Ruko Times Square, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medang, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Senin (16/9/2019) dini hari.
Suranto terperosok ke lubang pompa air hingga menderita luka serius. Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bethsaida, Tangerang, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
BACA JUGA:
"Anggota kecelakaan karena sedang memeriksa TKP (Tempat Kejadian Perkara). Jadi malam sekitar pukul 00.00 korban sedang mengikuti piket, mendapat laporan masyarakat akan adanya upaya pencurian di Ruko Times Square," ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Muharram Wibisono kepada TangerangNews.
"Jadi kecelakaan bukan disebabkan oleh pelaku kejahatan," tambahnya.
Namun nahas, setelah dirawat secara intensif di kamar ICU RS Bethsaida, Kabupaten Tangerang, Suranto dikabarkan meninggal dunia pada pukul 14.45 WIB.
Wibi mengungkapkan rasa duka atas gugurnya Suranto yang tengah bertugas di tengah masyarakat.
"Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan bagi keluarga yg ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Tentunya Polresta Tangsel, anggota terbaiknya yang gugur dalam tugas,” pungkasnya.(MRI/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews