Connect With Us

Suhendar, Dosen Unpam Pede Maju di Pilkada Tangsel

Rachman Deniansyah | Rabu, 18 September 2019 | 22:13

Suhendar, yang merupakan dosen hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) di Universitas Pamulang mendaftarkan dirinya di penjaringan yang digelar oleh DPC PDI Perjuangan Tangsel. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Suhendar, dosen hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) di Universitas Pamulang telah memantapkan tekadnya untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel).

Hal itu dibuktikan dengan pendaftaran dirinya di penjaringan yang digelar oleh DPC PDI Perjuangan Tangsel.

Suhendar menjadi pendaftar terakhir dalam penjaringan itu. Ia mendaftar ke Kantor PDI perjuangan pada Selasa (17/9/2019). Di hari yang sama, ia juga mengembalikan semua persyatatan yang ada

Aru Wijayanto, Ketua Tim Kampanye Suhendar menyampaikan apresiasi kepada DPC PDI Perjuangan yang telah melakukan proses penjaringan terbuka untuk bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel pada Pilkada mendatang. 

BACA JUGA:

"Semoga apa yang menjadi tujuan baik dari konvensi terbuka ini bisa tercapai dan mampu menghasilkan calon kandidat yang memiliki kapasitas, akuntabel, serta pro-rakyat," ungkapnya, Rabu (18/9/2019).

Menurutnya, ikut dalam konvensi itu bukan serta-merta mengubah komitmen awal sebagai calon yang berencana maju lewat jalur perorangan (independen).

"Komitmen utama dalam politik bukanlah soal perahu, apakah lewat independen atau partai politik, melainkan soal platform, gagasan, dan keberpihakan," tegas Aru.

Sebab di titik itulah, kata dia, letak komitmen yang sesungguhnya dalam proses politik. Sebab kota ini harus dipertahankan sebagai kota multikultural.

"Bagaimana merawat keberagaman, mendorong politik anggaran yang berpihak untuk warga, hingga mendorong Tangsel sebagai kota yang berkebudayaan dan berintegritas," imbuhnya.

Aru menyebut, jika pemikiran dasar itu bertemu, maka pihaknya siap bekerja sama dengan siapa saja. 

"Pada prinsipnya kami terbuka dan membuka diri untuk bekerjasama dengan siapa saja, selama komitmen politik gagasan itu punya titik temu," pungkasnya.(MRI/RGI)

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill