Connect With Us

Seminggu KIA Tembus 7.474, Disdukcapil Tangsel Raih Rekor MURI

Yudi Adiyatna | Senin, 23 September 2019 | 20:43

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany Didampingi pejabat Tangsel lainnya saat mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) karena berhasil membuat 7.474 Kartu Identitas Anak (KIA). (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tangsel meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) karena berhasil membuat 7.474 Kartu Identitas Anak (KIA). 

Pemberian rekor MURI dilakukan di Aula lantai 4, Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Ciputat, Tangsel, Senin (23/9/2019) yang disaksikan langsung oleh Direktur Pendaftaran Penduduk pada Kementerian Dalam Negeri David Yama.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tangsel, Dedi Budiawan, menjelaskan, pemberian rekor MURI ini mengalahkan Kalimantan dengan jumlah pemohon KIA sebanyak 4.000 sedangkan Tangsel dalam kurun waktu satu minggu mencapai 7.474 KIA.

"Penerimaan rekor muri ini bekerjasama dengan Bank BJB dan 10 vendor dalam menyosialisasi kepada anak-anak dibawah 17 tahun untuk membuat KIA yang diselenggarakan selama satu minggu berkeliling ke sekolah, kecamatan dan mal-mal yang ada di Tangsel," ungkapnya. 

Baca Juga :

Namun untuk data secara global per Agustus kemarin pemohon KIA sudah mencapai 140 ribu.

"Kita akan mengejar target hingga akhir tahun ini," imbuhnya. 

Tidak hanya penyerahan rekor MURI, dalam kegiatan tersebut pun dilakukan penandatangan naskah perjanjian kerjasama inovasi pelayanan kepada rumah sakit swasta, bidan se-Kota Tangsel dan lainnya. 

Kerjasama dengan rumah sakit swasta dan bidan dalam rangka meningkatkan pelayanan bagi bayi yang lahir baik di rumah sakit maupun di bidan yang akan pulang membawa 4 dokumen yakni NIK, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga dan KIA. Sedangkan untuk kematian atau pasien yang meninggal di rumah sakit, akan menerima 3 in 1 yakni akta kematian, dikeluarkan dari Kartu Keluarga (KK) dan digantikan KTP-nya jika warga yang meninggal akan diganti status pernikahannya di KTP.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, bidang pencatatan sipil merupakan bidang paling mendasar, hak paling mendasar ini diampu oleh Sinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. 

"Bahkan kami mendorong Pendelegasian hingga Kelurahan, karena betapa penuhnya orang datang ke Dinas, tinggal SOP (Standar Operasi Prosedur) yang harus dijalankan," ungkapnya.

Airin berharap kerjasama dan penandatangan naskah perjanjian ini dapat memudahkan pelayanan baik di Dinas Kesehatan, Pendidikan dan lainnya. 

Sedangkan untuk KIA, Airin berharap bisa menjadi kartu identitas anak-anak yang bisa dibawa kemana-mana, sedangkan untuk KTP dirinya berharap ada pelayanan seperti KIA di mal-mal, karena masyarakat Tangsel banyak yang bekerja di luar Tangsel yang hanya di hari Sabtu dan Minggu mereka memiliki kesempatan. Sehingga jika layanan KTP ada di mal-mal akan mempermudah masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan.(RMI/HRU)

TANGSEL
Kasus Guru Lecehkan Siswa, Benyamin Instruksikan Evaluasi Berkala Perilaku Tenaga Pendidik di Sekolah Tangsel

Kasus Guru Lecehkan Siswa, Benyamin Instruksikan Evaluasi Berkala Perilaku Tenaga Pendidik di Sekolah Tangsel

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:18

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, memberikan reaksi keras menanggapi dugaan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang oknum guru terhadap sejumlah murid di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di kawasan Serpong.

KAB. TANGERANG
Kritik Wacana Pengangkatan Petugas MBG Jadi PPPK, Dindik Kabupaten Tangerang: Lebih Baik untuk Guru Honorer

Kritik Wacana Pengangkatan Petugas MBG Jadi PPPK, Dindik Kabupaten Tangerang: Lebih Baik untuk Guru Honorer

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:31

Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang mengkritik Badan Gizi Nasional (BGN) soal rencana pengangkatan petugas Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

NASIONAL
Cara Pasang Listrik Bangunan Baru Lewat Ponsel di Aplikasi PLN Mobile

Cara Pasang Listrik Bangunan Baru Lewat Ponsel di Aplikasi PLN Mobile

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:42

Ketersediaan listrik menjadi penentu utama agar bangunan baru bisa segera difungsikan, baik sebagai rumah tinggal, tempat usaha, maupun fasilitas publik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill