Perbaikan Jalan Rusak di Utara Tangerang Berlangsung 150 Hari, Wilayah Ini Bakal Macet
Kamis, 30 Juli 2026 | 19:23
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memulai proyek perbaikan dan rekonstruksi infrastruktur jalan di kawasan utara.
TANGERANGNEWS.com-Penutupan sementara Simpang Duren, Jalan Ki Hajar Dewantara, Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) berimbas pada kemacetan kendaraan.
Akibatnya, sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap arus lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tangsel mendapatkan banyak keluhan.
Namun sayangnya, penutupan jalan karena adanya proyek perbaikan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel itu minim koordinasi.
"Kami sudah mengetahui perihal pekerjaan di Simpang Duren. Akan tetapi, kami tidak mengetahui bagaimana teknis pekerjaan di lapangan," ucap Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin Hanggara saat dikonfirmasi, Jumat (11/10/2019).
BACA JUGA:
Lalu menyebut, sejak ditutupnya jalan tersebut pada Rabu (9/10/2019), pihaknya telah berinisiatif melakukan upaya koordinasi dengan pihak DPU Kota Tangsel.
"Dan hasilnya setelah berhari-hari kami tidak mendapatkan respon dari pihak dinas PU sampai dengan pekerjaan tersebut dimulai," tuturnya.
Sampai akhirnya, kata Lalu, pihaknya bingung lantaran banyak aduan dan keluhan dari masyarakat.
"Atas terjadinya kemacetan arus lalu lintas tersebut," imbuhnya.
Terkait permasalahan ini, Lalu menyebut akan melakukan pertemuan dalam waktu dekat ini.
"Langkah selanjutnya kami akan memanggil pihak-pihak terkait ke Polres Tangerang Selatan," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memulai proyek perbaikan dan rekonstruksi infrastruktur jalan di kawasan utara.
TODAY TAGBesarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah kembali menjadi sorotan publik.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews