Connect With Us

Beredar Materai Palsu di Tangsel, Ini Tips Membeli yang Asli

Rachman Deniansyah | Rabu, 16 Oktober 2019 | 19:33

| Dibaca : 405

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tangerang Selatan (Tangsel) membongkar peredaran materai daur ulang. Dua orang ditetapkan jadi tersangka.

Beredarnya materai palsu yang tampak asli itu membuat masyarakat harus berhati-hati dan cermat , karena saat digunakan, dokumen yang dibubuhi materai tersebut bisa dinyatakan cacat hokum atau tidak sah.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono mengatakan, saat ini telah ada sekitar 5.000 lembar materai daur ulang yang telah terjual. 

"Karena telah merusak dan menghilangkan keaslian materai, yang di dalamnya terdapat lambang Negara Indonesia," terangnya. 

Wibi menuturkan, materai itu laku dipasaran karena harganya yang murah. Pelaku menjualnya dengan harga Rp5 ribu. 

BACA JUGA:

Selain itu, secara kasat mata, materai daur ulang memang hampir serupa dengan aslinya. Jika tak cermat, maka masyarakat yang membeli akan tertipu. 

Untuk memastikan materai itu asli atau tidak, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya mencermati nomor yang tertera pada materai. 

"Kalau materai masih utuh, nomor yang ada di materai akan mengurut. Namun, yang telah didaur ulang, itu akan mengacak," terangnya. 

Selain itu, perbedaan juga ada pada bagian hologram, gambar bintang, dan garuda. 

"Pertama harus diperhatikan hologramnya. Kalau yang asli, jelas akan berubah warna pada holongramnya jika digerakkan. Begitupun gambar bintang dan garuda. Akan berubah warna jika dilihat dari samping," tutur Wibi. 

Wibi menambahkan, jika lebih cermat lagi, materai akan terlihat jelas terlihat kasliannya. 

"Karena jika didaur ulang akan terlihat bekas tekanan pulpen saat orang tanda tangan. Terlihat pada bagian belakangnya," ujar Wibi. 

Untuk itu, Wibi mengimbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat Tangsel, agar berhati-hati dalam membeli materai. 

"Masyarakat harus lebih cermat dalam membeli materai. Kami selaku penegak hukum akan senantiasa menertibkan segala pelanggaran yang ada," pungkasnya.(MRI/RGI)

OPINI
Pemilukada Tahun 2010

Pemilukada Tahun 2010

Rabu, 20 Mei 2020 | 16:53

Oleh : Zulpikar, Komisioner bawaslu Kabupaten Tangerang

BANTEN
Menuju New Normal, PSBB di Tangerang Raya Diperpanjang

Menuju New Normal, PSBB di Tangerang Raya Diperpanjang

Minggu, 31 Mei 2020 | 16:55

TANGERANGNEWS.com–Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Tangerang Raya (Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan)

AYO! TANGERANG CERDAS
UN di Kota Tangerang Ditiadakan, Try Out Tetap Jalan

UN di Kota Tangerang Ditiadakan, Try Out Tetap Jalan

Kamis, 2 April 2020 | 13:44

TANGERANGNEWS.com–Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP negeri maupun swasta di Kota Tangerang ditiadakan. Namun, try out atau uji coba tetap diselenggarakan

KAB. TANGERANG
7 Jam Tenggelam, Remaja di Cikupa Belum Ditemukan

7 Jam Tenggelam, Remaja di Cikupa Belum Ditemukan

Selasa, 2 Juni 2020 | 20:02

TANGERANGNEWS.com-Personel gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang dan Polsek Cikupa menghentikan sementara pencarian remaja tenggelam di bekas galian pasir

"Belajar dari hari kemarin, hiduplah untuk hari ini, berharaplah untuk hari esok "

Albert Einstein