Connect With Us

Beroperasi 6 Bulan, Ribuan Materai Palsu Beredar di Tangsel

Rachman Deniansyah | Rabu, 16 Oktober 2019 | 21:25

| Dibaca : 546

Barang bukti untuk mendaur ulang materai bekas yang berhasil diamankan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Berbekal peralatan sederhana, Doni Handidas, 39, memalsukan materai. Ia mendaurulang materai bekas untuk kembali dijual.

Perbuatannya terendus Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tangsel. Sebuah ruko di Kelurahan Setu, Ciputat Tangsel, digerebek petugas karena kedapatan menjual materai bekas tersebut, Selasa (15/10/2019).

Setelah dilakukan penyelidikan, Doni yang telah ditetapkan sebagai tersangka bersama satu pelaku lainnya yang berperan sebagai pengepul diamankan petugas di wilayah Jampang, Bogor.

BACA JUGA:

Materai daur ulang itu salah satunya diedarkan tersangka di wilayah Tangsel. Setidaknya sekitar 5.000 materai daur ulang  telah tersebar. Pelaku menjualnya ke universitas di wilayah Tangsel.

Dalam pengakuannya, tersangka belajar perbuatan melawan hukum tersebut dari laman YouTobe.

"Saya nonton, kemudian saya praktikkan. Sudah enam bulan," ucap Doni saat gelar perkara di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Rabu (16/10/2019).

Bahan serta perlengkapan yang digunakan pun cukup sederhana. Ia mendapatkan ribuan materai bekas itu dari seseorang yang tidak diketahui identitasnya yang kini tengah dalam perburuan pihak berwajib.

"Saya beli dengan harga Rp3 ribu. Setelah bersih saya jual Rp5 ribu" imbuhnya. 

Menurut pengakuannya, dalam sehari ia mampu mengerjakan paling banyak 150 lembar. 

Waka Polres Tangsel Kompol Didik Putra Kuncoro, mengatakan, saat tersangka diamankan di wilayah Bogor, pihaknya mendapati ratusan materai siap edar.

 

"Ada (ditemukan) 300 (lembar) barang bukti (siap edar ), yang akan direkondisi kurang lebih 1.000 (lembar)," tutur Didik di lokasi yang sama. 

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 260 ayat 1e dan 2e KUHP. 

"Dengan ancaman hukuman penjara selama-lamamya empat tahun atau denda sebanyak Rp4.500," pungkasnya.(MRI/RGI)

TOKOH
Korry Elyana, Dosen UMT yang Sering Disangka Mahasiswi

Korry Elyana, Dosen UMT yang Sering Disangka Mahasiswi

Selasa, 12 November 2019 | 15:45

TANGERANGNEWS.com—Korry Elyana, dosen ilmu komunikasi di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) kerap disangka mahasiswi oleh mahasiswanya.

WISATA
7 Destinasi Liburan Keluarga Paling Istimewa di Padang

7 Destinasi Liburan Keluarga Paling Istimewa di Padang

Jumat, 15 November 2019 | 16:04

TANGERANGNEWS.com-Katakan segala hal yang Anda ketahui mengenai Padang. Mulai dari Teluk Bungus, Kepulauan Mentawai, Wisata Bukittinggi, Taman Nasional Kerinci Seblat, Batu Malin Kundang, Sambal Balado, dan Jam Gadang.

SPORT
Al Makmur Tangerang Lolos ke Final LSN Seri Nasional 2019

Al Makmur Tangerang Lolos ke Final LSN Seri Nasional 2019

Kamis, 7 November 2019 | 18:45

TANGERANGNEWS.com-Kesebelasan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Makmur Tangerang menorehkan catatan baru. Skuat yang mewakili Banten di Liga

PROPERTI
Kawasan Tangerang Mulai Jadi Incaran Pasar Properti Apartemen

Kawasan Tangerang Mulai Jadi Incaran Pasar Properti Apartemen

Selasa, 12 November 2019 | 19:56

TANGERANGNEWS.com-Kawasan Tangerang dewasa ini menjadi salah satu kawasan yang dianggap paling potensial dari segi pasar properti apartemen. Kawasan ini mulai menjadi incaran pengembang properti untuk mencakup pasar yang lebih luas lagi.

"Kinerja yang hebat bukanlah karena keberuntungan. Dibutuhkan fokus, kesungguhan hati dan kerja keras."

Anonymous