Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Kisah pernikahan pasangan pengantin baru Thayyibah, 28, dan Ansari, 40, berakhir dengan kisah tragis. Sang istri tewas di tangan suaminya sendiri.
Dengan penuh luka lebam, Thyyibah ditemukan di dalam warung kelontongnya di Jalan Kubis 1, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangsel, Minggu (26/7/2020).
Salah seorang tetangga, Dino, 50 mengatakan, tersangka memang kerap bersikap kasar pada istrinya tersebut. Bahkan pada kasus sebelumnya, korban pernah kabur dari rumahnya dan menangis di malam hari hingga terdengar tetangga.
Mirisnya menurut informasi dari para tetangga, korban baru saja hamil. Korba sendiri dikenal pendiam, jadi tidak pernah bercerita tentang masalahnya ke tetangga.
Baca Juga :
"Mereka baru dua bulan tinggal di situ. Katanya sih (korban) isi sebulan. Katanya, tapi saya tidak tahu ya, ibu-ibu pada ngomong begitu," ungkap Dino di Mapolsek Pamulang, Minggu (26/7/2020).
Sementara itu, Kapolsek Pamulang Kompol Supiyanto mengatakan bahwa kehamilan korban belum dapat dipastikan.
Sebab, jasad korban kini masih menjalani pemeriksaan autopsi di Rumah Sakit Polri Kramatjati.
"Korban dikirim ke RS Kramatjati untuk diketahui penyebab kematian oleh dokter forensik. Selain itu juga untuk mengetahui mengenai kehamilannya, kami belum tahu. Dari hasil autopsi nanti bisa diketahui," singkatnya.(RMI/HRU)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews