Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mulai mendistribusikan ribuan vaksin ke seluruh fasilitas pelayanan medis yang dijadikan lokasi penyuntikan.
Kepala Unit Pelayanan Terpadu Farmasi (UPT) Dinkes Tangsel Ahmad Khuzaidin mengatakan, setidaknya terdapat sebanyak 6.000 dosis vaksin yang akan didistribusikan.
Sementara pendistribusian tersebut, mulai dilakukan sejak hari ini, Kamis (14/1/2021).
"Untuk vaksin COVID-19 hari ini kita distribusikan ke semua Puskesmas dan faskes yang lain. Semua ada 6.000 lebih ditahap awal kami distribusikan, dari yang kami terima total 8.920," jelas Ahmad di Gudang Farmasi Dinkes Tangsel.
Ribuan vaksin COVID-19 itu, akan didistribusikan kepada 67 fasilitas pelayanan kesehatan, yang terdiri dari 29 Puskesmas, 24 rumah sakit, dan 14 klinik swasta.
Dalam pengantaran itu, Ahmad menjelaskan vaksin harus didistribusikan dengan suhu yang terjaga.

Baca Juga :
"Ya kita pakai full box, jadi teman-teman kesehatan yang lain harus pakai full box. Jadi di situ terdapat pengatur suhunya," kata Ahmad.
Selain vaksin, Dinkes Tangsel juga mendistribusikan alat pelindung diri (APD) guna melindungi para tenaga vaksinator yang bertugas.
"Ya vaksin dengan APD yang lengkap. Untuk vaksinnya hanya Sinovac," ujar Ahmad.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, proses vaksinasi tahap pertama di Tangsel ini akan segera dimulai, Jumat (15/1/2021) esok.
Untuk pelaksanaan tahap pertama, vaksin akan lebih dulu diberikan kepada para tenaga kesehatan yang selama ini bertugas menangani COVID-19. (RED/RAC)
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGPemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.
Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews