Connect With Us

Ini Tampang Bapak Keji yang Siksa Anak Hingga Viral di Tangsel

Rachman Deniansyah | Jumat, 21 Mei 2021 | 00:37

Pelaku penyiksaan terhadap anak kandungnya sendiri, Tangerang Selatan, Jumat (21/5/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sosok orang tua tua keji di balik aksi penyiksaan terhadap anak kandungnya yang masih berusia lima tahun, telah diringkus polisi. 

Tersangka diringkus pihak Kepolisian dalam waktu yang cukup singkat, setelah video penyiksaan yang direkamnya sendiri itu viral di media sosial. 

Ia diringkus polisi begitu baru turun dari roda empat miliknya, setibanya di salah indekos di Jalan Raya Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (20/5/2021), sekitar pukul 21.34 WIB. 

Usai diciduk oleh petugas, sosok bapak tidak bermoral itu langsung digelandang ke Mapolres Tangerang Selatan. Saat ini ia pun sudah tak dapat banyak berkutik. 

"Tim berhasil mengamankan tersangka yang bersangkutan adalah ayah kandung dari korban," ujar Kapolres Tangsel AKPB Iman Imanuddin di Mapolres Tangsel. 

Sosok ayah keji yang belakangan diketahui berinisial WH, 35 itu, kini hanya dapat tertunduk lesu dengan tangan yang terikat ketat oleh kabel tis pengganti borgol. 

Baca Juga :

Saat ini pria gondrong yang terlihat begitu emosional dalam video penyiksaan tersebut, tak dapat lagi berbuat banyak. Ia hanya dapat menyesali perbuatannya tersebut. 

Kepada sosok bapak keji tersebut, polisi menghukumnya dengan Pasal 80 Undang-undang 80 UU tentang Perlindungan Anak. 

"Pasal 80 UU Perlindungan anak, ancaman maksimal 5 tahun ditambah 1/3," tuturnya. 

Sebelumnya, aksi keji yang dilakukan oleh tersangka telah membuat geram warganet di media sosial. 

Video viral tersebut, memperlihatkan kekejaman tersangka terhadap anak kandungnya sendiri. 

Korban terlihat dipukul, dijambak, hingga dicekik oleh tersangka. Sembari melakukan perbuatan amoral itu, tersangka juga terdengar sembari berkata kasar pada sang anak. 

Parahnya lagi sembari melakukan perbuatannya itu, tersangka sengaja mereka aksinya dengan ponsel pribadinya sendiri hingga membuat para warganet geram. (RED/RAC)

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

BANTEN
Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:12

Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten mengerahkan dua unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir kendaraan pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill