Connect With Us

Kang Budi, Sang Pelestari Dongeng di Tangerang

Mohamad Romli | Sabtu, 30 September 2017 | 20:00

Tamapak Kang Budi Sabarudin sang relawan Motor Literasi (Moli) Chapter Tangerang berinteraksi dengan anak-anak pelajar. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kang Budi Sabarudin adalah sosok wartawan senior di Tangerang. Kecintaannya pada dunia literasi membuatnya tak lelah menyebarkan virus untuk membangkitkan gairah dan kecintaan anak-anak pada dunia tulis dan baca. 

Disamping itu, dirinya yang juga Presiden Sanggar Kancil ini pun kini tengah giat mendongeng keliling kampung.

BACA JUGA : 6 Tokoh Sukses Dunia yang Telah Lalui Banyak Kegagalan

Sabtu (30/9/217) ini dia terlihat tampil di depan puluhan anak di Musala SD IT dan RA Bani Sya'i, Kampung Kepuh RT 02/01, Desa Pakualam, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. 

moci

Tamapak Kang Budi Sabarudin sang relawan Motor Literasi (Moli) Chapter Tangerang berpose dengan anak-anak pelajar.

Wajah-wajah belia tersebut tampak sumringah karena terhibur oleh joke-joke lucu Kang Budi. Maklum saja, tradisi mendongeng dikalangan anak-anak di Tangerang telah lama hilang digantikan kebiasaan menonton televisi dan bermain gadget.

"Kegiatan ini masih dalam rangka melaksanakan program dongeng keliling," kata Budi, yang sekaligus juga sebagai Direktur Dongeng Center Tangerang.


Kang Budi mengatakan, dongeng keliling itu dilakukan ke sekolah-sekolah, panti asuhan, Taman Baca Masyarakat (TBM), pesantren-pesantren, lembaga pemasyarakatan, dan kampung-kampung di Tangerang Raya (Kota dan Kabupaten Tangerang serta Tangerang Selatan).

BACA JUGA : Ada 'Tokoh' KAA Ke-1955 di Bandara Soekarno-Hatta

Dalam kesempatan itu Kang Budi membawalan dongeng tentang kisah-kisah binatang, yang di dalamnya kaya sekali akan pesan-pesan moral, nilai-nilai, ajaran budi pekerti, dan hikmah bagi kehidupan manusia.

"Cara saya membawakan dongeng dengan pendekatan seni pertunjukan. Artinya ketika saya mendongeng saya berupaya menjadi tontonan yang menarik, namun juga harus jadi tuntunan bagi penonton," terangnya.

Karena itu, ketika Kang Budi membawakan dongeng, sudah pasti akan ada unsur seni peran dan teater. Sedangkan bentuk teater yang digunakan pada saat mendongeng yakni teater tradisional.

Seperti biasa, usai mendongeng, Kang Budi membagikan buku secara cuma-cuma kepada penonton, dengan syarat penonton mampu menjawab pertanyaan seputar dongeng yang sudah dibawakan.

Kiai Miftah sebagai pengurus Yayasan Bani Sya'i yang mengelola lembaga pendidikan mengatakan, diasengaja mengundang Kang Budi mendongeng agar ada suasana baru dan segar dalam proses belajar mengajar di sekolah dan pesantrennya.(DBI)

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill