Connect With Us

Pengusaha Kuliner & Warga Terdampak Parah Ditutupnya Perimeter Selatan 

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 12 Mei 2019 | 01:30

Ditjen Perkeretaapian, PT Kereta Api Indonesia, PT Angkasa Pura II (Persero), Pemkot Tangerang dan Polres Bandara Soekarno-Hatta saat meninjau Jalan Perimeter Selatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Warga dan pengusaha kuliner di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjerit karena terdampak parah dengan ditutupnya Jalan Perimeter Selatan yang terjadi pada 5 Februari 2018 lalu.

 

Mereka mendesak agar Pemerintah Kota Tangerang bereaksi kepada PT Kereta Api Indonesia agar jalan tersebut kembali menjadi akses. “Tidak mudah bertahan sampai setahun lebih ini, diantara kami sudah ada yang tutup. Tidak sanggup bertahan selama ini,” ujar Firman, seorang pengusaha kuliner di Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari, Kota Tangerang, kemarin.

 BACA JUGA :

Menurutnya, pemerintah harus turun untuk membantu perekonomian, tidak hanya meminta pajak atas pendapatan dari usahanya.“Seharusnya Pemkot Tangerang memikirkan kami, tidak melulu bicara pajak. Pajak dari kami itu ya semestinya digunakan juga buat mikir usaha kami, berikan kami jalan dong jangan diam,” tuturnya.

 

Senada dengan para pengusaha kuliner di Neglasari. Warga Tangerang Raya  yang bekerja di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pun demikian.

 

“Jujur ini membuat kami semakin terhimpit dengan kondisi ekonomi. Akses semakin jauh, jalan rusak, ya otomatis semakin banyak pengeluaran,”  jelas Pedro seorang pegawai di bandara tersebut.

 

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

KOTA TANGERANG
Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menuntut pidana mati terhadap dua terdakwa kasus narkotika, Dian Laratana Harahap bin Ahmad Tohir Harahap dan M. Salim bin H. Saumin (Alm.).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill