Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi meninjau progres pembangunan landasan pacu (Runway) 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Jumat (21/6/2019).
Jokowi yang didampingi Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menyebutkan, landasan pacu ke-tiga itu akan dioperasikan secepatnya.
Ia mengatakan, progres pembangunannya ini sudah mencapai 86 persen. Diharapkan, akhir bulan ini sudah selesai.
"Langsung akan dioperasionalkan secepatnya. Mungkin Juli 2019 sudah dioperasionalkan," ujar Jokowi.
BACA JUGA:
Jokowi menjelaskan, pergerakan pesawat di Bandara Soetta perjam-nya mencapai 81 pergerakan. Dengan adanya Runway 3 pergerakan pesawat pun akan meningkat.
"Dengan tambahan runway ke tiga, akan menjadi 120 pergerakan per jam. Tambahannya hampir 50 persen," kata Jokowi.
Sehingga permintaan slot dari maskapai negara lain yang sudah mengantre seperti Qatar, Saudi, India, Singapore, Malaysia, China dapat dipenuhi.
Jokowi menambahkan, setelah Runway 3 dapat dioperasionalkan, maka tidak ada lagi pesawat yang holding ketika hendak landing di Bandara Soetta.
"Sekarang inilah bisa kita berikan tambahan untuk bisa masuk ke Soekarno-Hatta. Dan kita harapkan juga seperti yang kemarin-kemarin mau turun (landing) muter dulu setengah jam, enggak ada lagi setelah ini (Runway 3) rampung, Insya Allah enggak ada," imbuhnya.(RAZ/RGI)
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews