Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama
Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:53
Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap upaya penyelundupan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver di Pelabuhan Merak.
TANGERANGNEWS.com - Ribuan karyawan pabrik kimia PT Chandra Asri Petrochemical menyelamatkan diri ke atas bukit di belakang kawasan pabrik. Mereka sedang berlatih menghadapi ancaman tsunami ( tsunami drill ).
Latihan itu diawali dengan adanya peringatan tsunami, alat pengukur ketinggian muka air laut memperlihatkan air surut. Tanda-tanda terjadi tsunami ditunjukkan lewat alarm yang berbunyi setelah terjadi gempa dan air laut surut.
BACA JUGA:
Ribuan karyawan kemudian menyelematkan diri ke tempat yang lebih tinggi. Mereka naik ke atas bukit yang berada di belakang kawasan industri.

"Dimulai dengan gempa bumi dan air laut turun mendadak dan di pabrik ada alat untuk memonitor air laut," kata General Manager Produksi PT Chandra Asri Petrochemical, Budiono kepada wartawan, Rabu (17/7/2019).
Bersamaan dengan evakuasi karyawan, alat produksi langsung dimatikan untuk menghindari pabrik meledak dan cairan kimia berceceran keluar pabrik.
"Kita lakukan prosedur mematikan pabrik, beberapa orang yang tidak terlibat operasi pabrik langsung dievakuasi," ujarnya.
Shut down mesin produksi memakan waktu sekitar 3 menit. Dalam jangka waktu tersebut, mesin dipastikan mati dan karyawan sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. (MI/MRI/RGI)
Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap upaya penyelundupan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver di Pelabuhan Merak.
TODAY TAGPemerintah menetapkan peringatan Jumat Agung dan Paskah sebagai libur nasional pada April 2026. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026,
Aksi warga yang turun tangan memperbaiki kerusakan di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat respons langsung dari pemerintah daerah setempat.
Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews