Connect With Us

Tsunami Drill, Ribuan Karyawan Pabrik Kimia di Cilegon Selamatkan Diri

Mohamad Romli | Rabu, 17 Juli 2019 | 13:05

Ribuan karyawan pabrik kimia PT Chandra Asri Petrochemical menyelamatkan diri ke atas bukit di belakang kawasan pabrik saat sedang berlatih menghadapi ancaman tsunami ( tsunami drill ). (@TangerangNews / Mochamad Iqbal)

TANGERANGNEWS.com - Ribuan karyawan pabrik kimia PT Chandra Asri Petrochemical menyelamatkan diri ke atas bukit di belakang kawasan pabrik. Mereka sedang berlatih menghadapi ancaman tsunami ( tsunami drill ).

Latihan itu diawali dengan adanya peringatan tsunami, alat pengukur ketinggian muka air laut memperlihatkan air surut. Tanda-tanda terjadi tsunami ditunjukkan lewat alarm yang berbunyi setelah terjadi gempa dan air laut surut.

BACA JUGA:

Ribuan karyawan kemudian menyelematkan diri ke tempat yang lebih tinggi. Mereka naik ke atas bukit yang berada di belakang kawasan industri.

"Dimulai dengan gempa bumi dan air laut turun mendadak dan di pabrik ada alat untuk memonitor air laut," kata General Manager Produksi PT Chandra Asri Petrochemical, Budiono kepada wartawan, Rabu (17/7/2019).

Bersamaan dengan evakuasi karyawan, alat produksi langsung dimatikan untuk menghindari pabrik meledak dan cairan kimia berceceran keluar pabrik.

"Kita lakukan prosedur mematikan pabrik, beberapa orang yang tidak terlibat operasi pabrik langsung dievakuasi," ujarnya.

Shut down mesin produksi memakan waktu sekitar 3 menit. Dalam jangka waktu tersebut, mesin dipastikan mati dan karyawan sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. (MI/MRI/RGI)

TagsBanten
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill